Minut-Bagi Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda, kemerdekaan tidak berhenti pada simbol dan seremoni. Baginya, kemerdekaan harus dirasakan nyata melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan layanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Hal itu kembali ia tegaskan usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-80 RI, Minggu (17/8/2025).
“Esensi kemerdekaan hari ini adalah menghadirkan kesejahteraan rakyat lewat pelayanan yang bisa mereka nikmati secara langsung.” ungkapnya.
Komitmen tersebut diwujudkan lewat langkah konkret. Baru-baru ini, Pemkab Minut meresmikan Mal Pelayanan Publik sebagai pusat layanan terpadu yang memudahkan masyarakat sekaligus membuka ruang lebar bagi investor.
- Asisten Pemerintahan dan Kesra Pimpin Apel Pengamanan, Pastikan Puncak TIFF 2026 Berjalan Aman dan Sukses
- Kontes Otomotif Meriahkan Rangkaian TIFF 2026, Libatkan 61 Peserta dari Sejumlah Daerah di Sulut
- Gubernur Yulius Canangkan Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-62 Provinsi Sulut, Tegaskan Semangat “Sulut Melaju”
Tak hanya di sektor pelayanan, Bupati Joune juga memperkuat bidang kesehatan. Dalam momentum peringatan kemerdekaan, ia menyerahkan dua kendaraan baru untuk Rumah Sakit Maria Walanda Maramis, salah satunya mobil jenazah yng sangat dibutuhkan warga.
“Pelayanan kesehatan yang memadai adalah hak rakyat, dan pemerintah wajib memenuhinya,” tegas Joune.
Sektor infrastruktur pun tidak luput dari perhatian. Sejumlah ruas jalan yang menopang aktivitas pertanian telah diperbaiki. Menurut Joune, akses jalan yang baik akan menekan biaya produksi dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Dengan jalan yang layak, petani bisa lebih mudah menjual hasil panen dan mendapatkan keuntungan yang lebih adil,” jelasnya. (T3/*)








