Sulut- Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Toni Supit melakukan peninjauan lapangan tahapan pekerjaan proyek pembangunan Hunian Tetap (Huntap) relokasi warga yang terdampak bencana erupsi Gunung Ruang,di kompleks perumahan Modisi kecamatan Pinolosian Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Kamis (16/01/2025).
Dalam peninjauan bersama Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Sulut ini, Toni Supit mendapati beberapa kendala dalam pekerjaan pembangunan Huntap bagi pengungsi erupsi Gunung Ruang, di antaranya struktur tanah yang gambut,sehingga dirinya meminta Kementerian PUPR dan instansi terkait secepat mungkin melakukan pengerasan tanah tersebut.

“Kiranya instansi terkait untuk sesegera mungkin menyelesaikan pekerjaan yang menjadi hambatan pembangunan rumah tersebut,sehingga pekerjaan ini bisa selesai sesuai dengan perencanaan dan tepat waktu.” Ujar Supit.
- Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen Ucapkan Selamat HUT Ke-81 RI : Mengajak Masyarakat Untuk Terus Menjaga Semangat Kemerdekaan
- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe Gelar Uapacara Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Di Lapangan Gelora Santiago Tahuna
- Peringati HUT RI ke 81, DPC PDIP Kota Bitung Gelar Berbagai Lomba di Kediaman Mantiri Tangkudung
Selain itu kata Toni Supit, pihaknya juga akan mengawal mekanisme penghapusan desa Laingpatehi dan Desa Pumpente yang ada di Kecamatan Tagulandang dari registrasi desa yang ada di Kementerian Desa dan Pembangunan daerah Tertinggal Transmigrasi RI. Sebab ke dua desa tersebut sudah tidak berpenghuni lagi akibat bencana erupsi gunung ruang yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Kami akan mengawal sesuai mekanisme penghapusan desa Laingpatehi dan Desa Pumpente dari registrasi Desa Kementerian Desa dan PDTT,” Pungkas Supit.
Diketahui, bencana erupsi Gunung Ruang yang menimpah warga desa Laingpatehi dan Desa Pumpente yang ada di Kecamatan Tagulandang, membuat ratusan Kepala Keluarga mengungsi, dan di relokasi ke Perumahan Modisi Kabupaten Bolsel. (Mwr)











