Minsel-Terbakarnya sejumlah kursi dan dugaan adanya unsur pengrusakan barang-barang yang merupakan aset pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan di aula Wale Cita Waya Esa (Waleta) belum lama ini, mendapat tanggapan serius dari DPP Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (LSM-AMTI).
Melalui Ketua Umum DPP LSM-AMTI Tommy Turangan SH, menegaskan bahwa hal ini jangan dibiarkan karena perlengkapan tersebut di belanjakan dengan uang negara dan wajib hukumnya APH untuk menindak lanjuti.
“Kapolres Minsel harus menindaklanjuti masalah ini,karena ada dugaan unsur kesengajaan terkait terbakarnya sejumlah kursi yang tergolong harganya mahal yang hampir menghanguskan area sekitar dan tindakan melempar kursi yang dapat mengakibatkan kerusakan parah di hari yang hampir bersamaan” Ujar Turangan,Sabtu (14/09/2024).
Sebagai masyarakat kata Turangan, dirinya menilai bahwa Kepala Bagian Umum Susan Umboh telah melakukan pembiaran atas kejadian-kejadian yang terjadi di dalam kompleks perkantoran bupati sehingga patut untuk diperiksa.
- Hillary Brigitta Lasut Dipercaya Pimpin Panitia Natal Nasional GEMPAR 2026 di Sulawesi Utara
- Hari Ke-2 IGA Kota Kotamobag : OPD Unjuk Gigi Lewat Inovasi Pelayanan Publik Dari Puskesmas hingga Satpol-PP
- Bantu Masyarakat Manado Tua dan Siladen, PDAM Wanua Wenang Gandeng Polairud Polda Sulut Salurkan 64 Ribu Liter Air Bersih
“Ini sengaja ada pembiaran,sehingga aset yang di belanjakan oleh uang negara sengaja untuk di rusak dan di bakar, agar Bagian Umum dapat menganggarkan kembali mebeler (kursi) di APBD, dan di duga ini “bisnis” yang tak semestinya terjadi,” Ungkap Turangan yang di kenal vokal terhadap pemberantasan korupsi di Sulawesi Utara.
Diketahui bahwa Bagian Umum merupakan salah satu bagian yang melakukan pengadaan barang dan jasa dimana Kabag Umum selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dibagiannya. (*/onal_m)







