Makassar – Ketua I Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Morowali Utara ( Morut), Widyawati M Djira, didampingi Sekretaris TP PKK Morut, Habrin SP, menghadiri rangkaian Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 dan Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) ke-46 Tahun 2026, di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), 9-11 Juli 2026.
Kehadiran delegasi TP PKK Morut menjadi bagian dari komitmen daerah, dalam memperkuat implementasi 10 Program Pokok PKK, sekaligus memperluas jejaring pemberdayaan keluarga, pengembangan UMKM, dan promosi produk kerajinan daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Rangkaian kegiatan diawali 9 Juli 2026 dengan Pembukaan Pameran UMKM PKK Provinsi Sulsel, pemeriksaan kesehatan gratis yang berhasil memecahkan Rekor MURI, serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat di Hotel Claro Makassar.
Kegiatan tersebut dibuka langsung Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian.
Pameran UMKM PKK menampilkan beragam produk unggulan hasil karya kader PKK dari seluruh Indonesia, mulai dari olahan pangan berbasis hasil pertanian dan perikanan hingga produk kerajinan berbahan baku lokal yang memiliki nilai tambah ekonomi tinggi.
Menurut, Widyawati, kegiatan tersebut memberikan banyak inspirasi yang dapat diimplementasikan di Kabupaten Morut, khususnya dalam pengembangan usaha mikro berbasis keluarga.
“Pameran ini membuktikan bahwa kader PKK tidak hanya berperan dalam pembinaan keluarga, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. Morut memiliki potensi hasil pertanian, perikanan, dan kerajinan yang sangat besar. Tantangan kita ke depan adalah meningkatkan nilai tambah produk, memperbaiki kualitas kemasan, memperkuat pemasaran, serta membangun kolaborasi dengan dunia usaha, perguruan tinggi, dan memanfaatkan program CSR perusahaan agar UMKM semakin mandiri dan berdaya saing,” ujar Widyawati M Djira.
Ia menambahkan, bahwa keberadaan berbagai proyek strategis nasional di Morut harus menjadi peluang bagi pelaku UMKM lokal untuk berkembang melalui kemitraan yang saling menguntungkan.
Selain memperkuat sektor UMKM, menurutnya, sinergi antara TP PKK dan Dekranasda perlu terus ditingkatkan agar promosi produk unggulan daerah, baik pangan maupun kerajinan, mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dari sektor hulu hingga hilir.
Puncak peringatan HKG PKK ke-54 Tahun 2026 digelar pada 11 Juli 2026 di Hotel Claro Makassar dan dibuka Pelindung TP PKK Pusat, Selvi Ananda Gibran Rakabuming.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus TP PKK se-Indonesia, unsur pemerintah pusat, termasuk Wakil Menteri Dalam Negeri, serta kementerian terkait.
Dalam rangkaian kegiatan itu, pemerintah pusat kembali menegaskan pentingnya dukungan pemerintah daerah terhadap operasional TP PKK di setiap jenjang sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan berbasis keluarga.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Kementerian Kesehatan juga menyampaikan penguatan kapasitas keluarga melalui optimalisasi peran kader PKK.
Peringatan HKG PKK ke-54 Tahun 2026 mengusung tema “Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045.”
Tema tersebut menegaskan komitmen Gerakan PKK untuk mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi pembangunan keluarga yang berkelanjutan, meningkatkan kapasitas kader sebagai agen perubahan, memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan, serta mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Bagi TP PKK Morut, keikutsertaan dalam HKG PKK dan HUT Dekranasda 2026 menjadi momentum penting untuk membawa berbagai inovasi, memperluas jejaring kerja sama, sekaligus memperkuat program pemberdayaan keluarga dan pengembangan UMKM berbasis potensi lokal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Morut.(*)







