Sulut-Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE, menggelar pertemuan penting dengan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria, bersama perwakilan PLN Pusat di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Kamis (2/10/2025).
Pertemuan tersebut menghasilkan kabar membahagiakan, karena desa-desa di beberapa pulau, terutama di wilayah Kepulauan Talaud, segera menikmati pasokan listrik menyala penuh 24 jam.
Program ini disebut sebagai “hadiah istimewa” bagi masyarakat kepulauan menjelang perayaan Natal tahun ini.
Gubernur Yulius menegaskan bahwa ketersediaan listrik sepanjang hari akan membawa dampak besar bagi berbagai aspek kehidupan masyarakat.
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
- Penutupan Latsar Yantek Batch 1, PLN UP3 Tahuna Dorong Petugas Semakin Tangguh dan Profesional
Baca:Gubernur Yulius Lepas Kontingen Sulut Menuju Pornas Korpri XVII di Palembang
“Saya atas nama pemerintah provinsi Sulut menyatakan kegembiraan atas realisasi program ini, yang akan membawa perubahan signifikan bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial budaya masyarakat desa. Dengan listrik yang menyala sepanjang hari, diharapkan berbagai potensi desa dapat lebih dikembangkan dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujar Gubernur.
Tak hanya itu, Gubernur Yulius juga mengajak masyarakat menyambut kabar ini dengan penuh sukacita.
“Mari kita sambut Natal dengan sukacita dan harapan baru, karena mudah-mudahan akhir tahun sebelum Natal terang telah datang di desa-desa kita!” ucapnya.
Wamendes PDT Ahmad Riza Patria turut menegaskan dukungan pemerintah pusat melalui kerja sama lintas kementerian, termasuk Kementerian ESDM dan PLN, untuk mempercepat pembangunan desa di wilayah kepulauan.
“Dengan realisasi listrik 24 jam, masyarakat Talaud, khususnya nelayan, akan merasakan dampak langsung, terlebih untuk sektor perikanan yang memberi nilai ekonomi lebih tinggi,” ungkapnya. (*J.M)





