Mitra – Mengatasi kelangkaan serta tingginya harga sejumlah bahan pokok, langsung di tindaki Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), lewat instansi terkait Dinas Koperasi Usaha Kecil menengah Perindustrian Perdagangan (Diskopukmpp) dengan menggelar Pasar Murah Minyak Goreng di dua kecamatan yakni Ratahan Timur dan Pusomaen, Jumat (1/4/2022).
Bekerja sama dengan Pihak Bulog, Diskopukmpp Serta TPID dan GMNI, Pasar murah langsung diserbu ribuan masyarakat kecamatan Ratahan Timur dan Pusomaen yang sejak pagi hari antri.
“Pasar murah ini, upaya pemerintah melihat keadaan dilapangan yang terjadi kelangkaan serta harga yang masih tinggi, ” ungkap Kepala Diskopukmpp Mitra Franky Wowor.
Dirinya juga mengatakan, Pasar Murah akan terus berlanjut diseluruh kabupaten Mitra sesuai jadwal yang telah di susun oleh instansi dan hasil koordinasi dengan bulog.
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dan KPK Jadikan Sulut, Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
“Kecamatan lain tetap akan kebagian, karena ini baru hari pertama pasar murah, tinggal menunggu jadwal, ” ucap Wowor.
Hal senada disampaikan Kabag Ekonomi Setda Mitra Marten Wanga yang turut hadir dalam pelaksanaan Pasar murah mengatakan, semua ini bukti komitmen Pemkab Mitra mencoba memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Sesuai pantauan media ini,dari 1800 liter minyak goreng yang disiapkan dalam pasar murah, setiap pembeli hanya diperbolehkan membeli satu liter.
Turut hadir dalam pasar murah kali ini jajaran Diskopukmpp, TPID, GMNI serta pihak kecamatan. (RS)






