Morut-Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/BPN) RI, Ossy Dermawan, menegaskan komitmennya untuk memperkuat penyelesaian konflik agraria lewat pendekatan berbasis Hak Asasi Manusia (HAM), melalui pelibatan berbagai pihak terkait secara inklusif.
Hal itu ditegaskannya, dalam pertemuan bersama jajaran Komisi Nasional (Komnas) HAM di Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Senin (07/07/2025).
“Permasalahan pertanahan tidak bisa hanya ditangani Kementerian ATR/BPN sendiri, tetapi memerlukan kolaborasi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, hingga aparat penegak hukum. Karena itu, kami sangat terbuka dan menyambut baik inisiatif Komnas HAM untuk bersama-sama menyusun peta jalan penyelesaian konflik agraria berbasis HAM,” tegas Wamen Ossy. (Hms ATR BPN/NAL)
- Gubernur Yulius Dorong Lulusan Vokasi Jadi SDM Profesional, Siap Lobi Revitalisasi BLK Bitung
- Masyarakat Kini Tak Perlu ke Luar Daerah, RS ODSK Berhasil Laksanakan Operasi Perdana Tumor Usus Besar
- Dukung Kemandirian Petani Bunga Krisan, PLN UID Suluttenggo Resmikan Program Electrifying Agriculture di Tomohon






