Manado – Walikota Manado selalu khawatir jika hujan deras melanda Manado. Kekhawatiran ini adalah soal dampaknya kepada masyarakat ketika hujan lebat.
Buktinya sore ini (04/03/2022), selesai kantor Walikota menyempatkan diri turun ke beberapa lokasi melihat pergerakan air di anak sungai, drainase dan aliran-aliran air digorong-gorong pasca hujan siang hingga sore.
Lokasi awal yang dikunjungi adalah kelurahan tikala melihat beberapa anak sungai dan drainase. Selesai dari sini Wali kota menuju jalan Bethesda dimana sedang dirampungkan pembuatan gorong-gorong sebagai saluran air.
Gorong-gorong ini berakhir hingga ke tempat air keluar di persimpangan jalan Piere Tendean Boulevard Manado. Pintu air ke laut ini ikut dicek Walikota.
- DPRD Bitung Perpanjang Masa Kerja Pansus Ranperda Penyertaan Modal Di Perumda Air
- Sambut Siswa Baru, SDN Babakansari Gelar MPLS Unik Dengan Semangat Literasi Finansial dan Kearifan Lokal
- Pertama Kali Dipresentasikan di KADIN Pusat, TIFF 2026 Bikin Pengurus Nasional Terpukau: Tomohon Siap Jadi Magnet Investasi
Tinjauan selanjutnya Wali kota adalah melihat Sungai Sario tempatnya di Jembatan Kuning Boulevard hingga ke Jembatan Soekarno melihat kondisi muara sungai.
Tidak sampai disini Walikota menuju Jembatan Megawati , Jembatan Mahakam, Seputaran Singkil dan balik lagi ke Jembatan Soekarno.
Hasil kunjungan ini tentunya akan dianalisasi dalam rangka bagaimana kedepannya Manado dapat meminimalisir banjir dan bisa mengurangi dampak banjir atau genangan air dijalan maupun dipemukiman warga. (Mal)








