Manado- Wali Kota Manado Andrei Angouw menyambut baik kedatangan Ketua BPK RI Perwakilan Sulut Arief Fadillah bersama Timnya,di kantor Walikota Manado,Jumat (24/02/2023).
Dalam pertemuan yang di laksanakan di ruang rapat Walikota ini membahas terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kota Manado.
Ketua BPK Perwakilan Sulut Arief Fadillah menjelaskan prosedur dan mekanisme terkait LKPD Pemkot Manado yang akan di audit oleh Timnya.
Dalam pertemuan itu juga ikut di singgung tentang pemegang kas daerah termasuk para bendahara SKPD, soal UP, Selain itu, Arief juga ikut menyentil aset seperti tanah, kendaraan khususnya BPKB-nya.
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dan KPK Jadikan Sulut, Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
Terkait pedestrian terutama soal pemanfaatan tanah/lahan milik pemkot manado agar bisa di dukung oleh dokumen. “Agar administrasi segera di lengkapi,” Jelas Arief.
Ketua BPK Perwakilan Sulut ini juga menyentil komposisi APBD Kota Manado terutama realisasi PAD serta pemanfaatanya. “Perlu strategi untuk manajemen pengelolaan keuangannya khususnya capaian PAD,” Ujar Arief.
Soal pajak kata Arief, pajak restoran tercapai namun pajak lainnya belum. Soal BLUD dan BUMD menurut BPK diidentifikasi supaya bisa diaudit.
Diakhir pertemuan tersebut,Ketua BPK menyarankan kepada Pemkot Manado untuk penggunaan e-Katalog Lokal, terkait anggaran makan minum serta pengadaan seragam,ATK dan pembelian barang lainnya.
Turut mendampingi Wali Kota, Asisten I Heri Saptono, Asisten II Atto Bulo dan Asisten III Harkey Tulenan, Kepala Inspektorat serta Kaban Keuangan. (Mal)






