Tomohon-Dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok, Pemerintah Kota Tomohon melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Beriman Tomohon, Rabu (15/10/2025).
Sidak dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, S.E., M.I.Kom., dan diikuti oleh jajaran Forkopimda, di antaranya Kapolres Tomohon AKBP Nur Kholis, S.I.K, Ketua DPRD Kota Tomohon Ferdinand Mono Turang, S.Sos., Sekretaris Daerah Kota Tomohon Edwin Roring, S.E., M.E., Kasi Intel Kejari Tomohon, dan Danramil Tomohon.
Turut serta pula jajaran perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan TPID meninjau langsung harga dan stok berbagai komoditas penting, seperti beras, cabai, bawang, daging, telur, dan minyak goreng, guna memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang berlebihan serta ketersediaan bahan pokok mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat
- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
Wakil Wali Kota Tomohon menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memonitor kondisi pasar secara langsung serta merespons cepat dinamika harga yang berpengaruh terhadap tingkat inflasi di daerah.
“Sidak ini bertujuan untuk memastikan harga bahan pokok tetap terkendali dan pasokan tersedia dengan baik. Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat bahwa pemerintah hadir dan aktif dalam mengawasi kondisi pasar,” ujar Sendy Rumajar.
Ia juga menambahkan, Pemkot Tomohon bersama TPID akan terus melakukan langkah-langkah strategis, baik jangka pendek maupun jangka panjang, untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Hasil dari sidak ini akan menjadi bahan evaluasi dan dasar pengambilan kebijakan lanjutan, termasuk kemungkinan digelarnya operasi pasar jika diperlukan. (*Bert)






