SULUT – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus menghadirkan berbagai terobosan demi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Sulut.
Mulai dari menghadirkan RSUD Tipe B Provinsi Sulut sebagai pusat rujukan tingkat provinsi, pengembangan RS Mata sebagai pusat rujukan wilayah Indonesia bagian timur.
Selain itu juga ada pembangunan RS Jiwa Ratumbuysang sebagai pusat rujukan pelayanan kesehatan jiwa di Indonesia bagian timur sampai pada pengembangan RSUD Noongan, RSUD Bitung dan pembangunan RSUD Kota Kotamobagu sebagai RS rujukan regional.
Terkait progres pembangunan RSJ Ratumbuysang, Wakil Gubernur Sulut Steven O.E. Kandouw didampingi sejumlah pejabat Pemprov Sulut melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan RS yang berada di Desa Kalasey II, Kabupaten Minahasa, Selasa (19/1/2021).
- PLN Edukasi Keselamatan Kelistrikan Sejak Dini, Siswa TK Al-Irsyad Gorontalo Belajar Bahaya Listrik Lewat Cara Menyenangkan
- Audiensi Wamenkes RI, Bupati Delis Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Morut
- HUT ke-62 Sulut, 69 Sertipikat Aset Pemprov Diserahkan, Pemerintah Perkuat Benteng Hukum Aset Daerah
“Ini untuk melengkapi fasilitas rumah sakit yang ada di Sulut,” kata Kandouw.
Diketahui, pelayanan RSJ Ratumbuysang bakal terus dioptimalkan lewat sarana dan prasarana yang lebih memadai. Terlebih saat ini RSJ Ratumbuysang telah meraih Akreditasi Madya (3 bintang) edisi SNARS 1.0 dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS).
Pembangunan RSJ Ratumbuysang dan RS lainnya di Sulut sebagai bukti keberhasilan program kesehatan ODSK mewujudkan Sulut Sehat Sulut Hebat yang mengacu pada visi Provinsi Sulut yaitu terwujudnya Sulut berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam pemerintahan dan politik, serta berkepribadian dalam budaya. (*/JM)
