Sulut,-Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut) Drs. Steven Kandouw menghadiri Ground Breaking Sentra Komunitas”Nexus” di Community Nexus Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang, Minahasa Utara (Minut), Kamis (15/8/2024).
Kesempatan itu, Wagub Kandouw menjelaskan, Sulut adalah Provinsi yang kondisi fiskalnya bukan seperti Provinsi lain. Kalimantan Timur misalnya, yang belasan Triliun, Sulutnya hanya 4 Triliun saja. Begitu juga Minut, cela fiskalnya tidak banyak.
“Tapi, tetap kita memberikan kontribusi sesuai dengan kemampuan kita infrastruktur yang ada disini (KEK Likupang-red). Total-total kalau digabung dengan Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten, hampir mencapai 400 Miliyar, akses jalan dan lainnya. Karena kita percaya bahwa KEK ini akan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Sulut,” ungkap Wagub Kandouw.
Meski dengan segala keterbatasan yang ada, kata Wagub Kandouw, Pertumbuhan Ekonomi Sulut lebih tinggi dari Nasional.
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
- Penutupan Latsar Yantek Batch 1, PLN UP3 Tahuna Dorong Petugas Semakin Tangguh dan Profesional
“IPM (Indeks Pembangunan Manusia) the best se Pulau Sulawesi, kemiskinan kita paling rendah, penciptaan lapangan pekerjaan kita paling tinggi, cuman kalah dengan Sulteng. Kita berkomit dengan segalah keterbatasan kita. Ide, harapan, cita-cita selalu kita suport,” katanya.
Muda-mudahan, lanjut Wagub Kandouw, Ground Breaking Sentra Komunitas”Nexus” di Community Nexus KEK Likupang ini menjadi batu loncatan untuk hal yang lebih besar.
“Saya optimis. Untuk itu, walaupun kita tertatih-tatih kita berupaya supaya parameter dari Dewan KEK Nasional kita berusaha penuhi,” sebutnya.
Wagub Kandouw juga berharap, terkait dengan KEK, masyarakat dapat melihat mana yang baik, mana yamg tidak.
“Sekarang banyak sekali yang toxic People. Semua di bilang jelek kalau ada yang boleh dihalang-halangi kenapa tidak dihalangi. Tapi, saya percaya kita di KEK Likupang ini berjiwa besar, dengan ada komunikasi yang baik, pasti ada jalan keluar,” tandasnya. (*/J.Mo)







