Manado-Wakil Gubernur Provinsi Sulut Steven Kandouw memberikan bantuan hibah rumah-rumah ibadah, Kamis (13/6/2024).
Dalam arahannya, Wagub Kandouw mengatakan, setiap tahun Pemprov memberikan hibah walaupun dananya terbatas.

“Semangat dengan adanya ketahanan sosial di masyarakat banyak komponen masyarakat yang dilibatkan. Yang paling dominan yang harus dilibatkan tokoh-tokoh agama dalam hal ini gereja,” ujarnya.
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
- Penutupan Latsar Yantek Batch 1, PLN UP3 Tahuna Dorong Petugas Semakin Tangguh dan Profesional
Dengan asumsi lanjut Wagub Kandouw, kalau kehidupan gereja sehat dan kuat masyarakatnya jauh lebih baik. Sehingga tidak heran bantuan seperti ini di konsultasi di BPK dan Kemendagri diperbolehkan.

“Subtansinya tolong diingat untuk memelihara kondusifitas kehidupan masyarakat tolong gereja juga terlibat,” imbaunya.
Selain itu, Wagub Kandouw juga mengingatkan gereja juga membantu mengamankan program pemerintah. Karena pak gubernur punya program peningkatan SDM. Tolong diingatkan masyarakat soal SDM. Karena penduduk Sulut ini hanya 2,6juta dari 270 juta penduduk Indonesia, tidak sampai 1 persen di republik ini.

“Lusan SMA hanya 20 persen, 60 persen tidak lulus SMP. Jadi pak gubernur mengingatkan harus peningkatan SDM. Kalau infrastruktur jalan sudah jauh lebih bagus, kalau rumah sakit sudah banyak dibangun. Forkus peningkatan SDM penting,” katanya.

“Torang harus bermimpi tiga tahun dari sekarang torang berusaha 70 persen atau 100 persen lulus SMA. Visi gubernur tokoh tokoh gereja harus kase ingat,” katanya.
Diakhir sambutan, Wagub Kandouw menambahkan bantuan hibah besarnya 25 juta terserah dia buat apa berdasarkan kesepakatan.”Terima kasih sudah datang dan mendukung program pemerintah,” pungkasnya. (*Advetorial)











