Manado-Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulut Steven Kandouw memaparkan delapan prioritas pembangunan daerah Provinsi Sulut di tahun anggaran 2025.
Hal ini diungkapkan Steven Kandouw dihadapan para anggota DPRD Provinsi Sulut ketika rapat Paripurna Penyampaian/Penjelasan Gubernur Tentang Ranperda APBD tahun 2025, Rabu (4/9/2024).
Dalam kesempatan itu,Steven Kandouw membeberkan prioritas pembangunan yang sejalan dengan arah kebijakan pembangunan nasional, maka pembangunan ekonomi Provinsi Sulut tahun 2025 dilaksanakan untuk mendukung kebijakan pembangunan daerah secara holistik dengan tema yaitu Sulawesi Utara sebagai Supercup di kawasan Timur Indonesia.
“Pertama, pemerataan pembangunan yang berkualitas dan budaya. Kedua, penguatan kapasitas sumber daya manusia. Ketiga, peningkatan daya saing perekonomian daerah,” katanya.
- PLN Edukasi Keselamatan Kelistrikan Sejak Dini, Siswa TK Al-Irsyad Gorontalo Belajar Bahaya Listrik Lewat Cara Menyenangkan
- Audiensi Wamenkes RI, Bupati Delis Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Morut
- HUT ke-62 Sulut, 69 Sertipikat Aset Pemprov Diserahkan, Pemerintah Perkuat Benteng Hukum Aset Daerah
Lanjut Steven Kandouw, keempat, peningkatan daya saing investasi daerah. Kelima, penanggulangan kemiskinan. Keenam, pembangunan pertanian,perkebunan, perikanan, dan pariwisata.
“Ketujuh, peningkatan kualitas tata kelola pemerintah. Kedelapan, peningkatan kualitas pelayanan publik,” ungkap Wagub Kandouw.
Steven Kandouw juga berharap APBD Provinsi Sulawesi Utara tahun anggaran 2025 ini agar dapat ditanggapi oleh segenap anggota dewan yang terhormat untuk dapat bahas bersama guna membuat kajian secara komperhensif hingga pada waktunya nanti ranperda ini dapat diparipurnakan bersama untuk menjadi landasan dalam menyelenggarakan pemerintahan dan melanjutkan pembangunan daerah mengiringi kemajuan daerah, mengiringi kemajuan bangsa dan membuat masyarakat Sulut sejahtera secara keseluruhan.
Diketahui, Rapat Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen, didampingi Wakil Ketua Victor Mailangkay, Wakil Ketua Billy Lombok. (*/J.Mo)
