Morut-Wakil Bupati (Wabup) Morowali Utara (Morut), H Djira K SPd MPd, secara resmi membuka kegiatan Fokus Group Discusion (FGD), terkait Penyusunan Dokumen Kajian Resiko Bencana (KRB) Morut, Provinsi Sulteng, di Aula kantor Bappelitbangda Morut, Kamis (24/08/2023).
FGD tersebut merupakan inisiasi langsung BPBD Morut bekerjasama dengan Puslitbang Kebencanaan Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin (Unhas) Makasar.
Hadir dalam kegiatan itu, Kepala BPBD Morut, Delfia Parenta ST, Pimpinan OPD dijajaran Pemda Morut, sejumlah perwakilan Pimpinan Perusahaan, serta tamu undangan lainnya.
Wabup Djira, dalam sambutannya, menjelaskan, Morut merupakan salah satu daerah yang tidak bisa dihindari dari rawan bencana, salah satunya adalah kebakaran.
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
- Penutupan Latsar Yantek Batch 1, PLN UP3 Tahuna Dorong Petugas Semakin Tangguh dan Profesional
“FGD ini sangat penting, dalam rangka memberikan pemahaman kepada kita semua, terkait masalah kebencanaan, khususnya dalam menyimpulkan dokumen KRB nantinya, ” jelas Mantan Kadisdikbud Morut itu.
Ia berharap, FGD yang di gelar tersebut, dapat menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi seluruh stakehoulder terkait, tentang kebencanaan, baik cara mengatasinya maupun penanggulangan pasca bencana.
“Kami juga berterima kasih atas kehadiran para nara sumber yang sudah bisa membagi ilmunya, dalam upaya mendukung penuh visi daerah ini, yakni terwujudnya Morut yang sehat, cerdas, dan sejahtera (SCS), ” ujarnya. (NAL)







