Morut-Awal berkantor setelah cuti Lebaran, Wakil Bupati (Wabup) Morowali Utara (Morut), H Djira K SPd MPd, menerima kunjungan Kepala Kantor Cabang (Kelas 3) BPJS Ketenagakerjaan Morowali, Makmur, di kantor Bupati Morut, Senin (30/03/2026).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana silaturahmi tersebut, bertujuan untuk menyampaikan perkembangan terkini pelaksanaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di wilayah setempat.
Selain itu, kedua pihak membahas rencana tindak lanjut berupa validasi data bersama dinas-dinas terkait guna memperkuat perlindungan tenaga kerja, terutama bagi pekerja rentan dan berisiko tinggi.
Upaya kolaborasi ini juga diarahkan untuk mendukung program penanganan kemiskinan dan penurunan stunting melalui sinergi lintas sektor antara Pemda dan BPJS Ketenagakerjaan.
- Pondasi Iman dan Kebersamaan, PLN UID Suluttenggo Dukung Penuh Kegiatan Keagamaan Hapsa P/KB Sinode GMIM Tahun 2026
- Gelar Srikandi Goes to School di SMA Negeri 1 Manado, PLN UID Suluttenggo Perkuat Karakter dan Literasi Energi Generasi Muda
- Gerakan Ekonomi Hijau, Dekranasda Bitung Gelar Pelatihan Pembuatan Tas Kresek Jadi Produk Bernilai Jutaan
Hadir dalam pertemuan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Krispen Hebret Masu, SSTP MSi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kartiyanis Lakawa ST, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Gerzom Tandi, ST MEng, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Charles Toha, serta Kabid PPMD Fadlun, SE MM.
Wabup Djira, menyampaikan, apresiasi atas kunjungan dan dukungan BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami sangat menghargai kolaborasi ini. Validasi data yang akan dilakukan bersama dinas terkait diharapkan dapat memperluas perlindungan bagi pekerja rentan, sekaligus mendukung upaya Pemda dalam penanganan kemiskinan dan stunting melalui program perlindungan sosial yang lebih inklusif,” ujarnya.
Pemda Morut menegaskan komitmennya, untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi antar perangkat daerah.
Langkah ini diharapkan bisa memastikan program perlindungan sosial ketenagakerjaan berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok pekerja rentan.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya bersama, untuk mewujudkan perlindungan tenaga kerja yang lebih luas dan berkelanjutan dibumi tepo asa aroa tercinta. (*)






