Manado – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pariwisata (Dispar) menggelar pelatihan peningkatan inovasi dan higienitas sajian kuliner di destinasi pariwisata, berlangsung di ruang Tarsius Granpuri Hotel, Senin (22/11/2021).
Pelatihan yang dibuka Kepala Dinas Pariwisata Manado Dra Lenda Neivy Pelealu MSi mewakili Walikota Andrei Angouw itu, diikuti para pelaku usaha wisata kuliner di Kecamatan Malalayang khususnya mereka yang membuka usaha kuliner di pantai Malalayang.
Dalam sambutannya, Pelealu mengatakan sebagai salah satu daerah destinasi wisata di Indonesia, Kota Manado memiliki keanekaragaman kuliner lokal yang digandrungi wisatawan.
Olehnya, faktor higienitas kuliner Manado harus dijaga kualitasnya, tidak boleh asal-asalan dalam pengolahannya mulai dari proses persiapan sampai penyajian.
- PLN Edukasi Keselamatan Kelistrikan Sejak Dini, Siswa TK Al-Irsyad Gorontalo Belajar Bahaya Listrik Lewat Cara Menyenangkan
- Audiensi Wamenkes RI, Bupati Delis Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Morut
- HUT ke-62 Sulut, 69 Sertipikat Aset Pemprov Diserahkan, Pemerintah Perkuat Benteng Hukum Aset Daerah
“Pelatihan ini sangat penting untuk diikuti khususnya bagi pelaku usaha kuliner di Kota Manado. Karena hal ini terkait bagaimana menjaga higienitas kuliner yang kita sajikan. Usaha kuliner harus memperhatikan faktor higienitas sebuah produk makanan atau minuman ini,”ujar Pelealu, didampingi Kepala Bidang Kelembagaan Steven Runtuwene, SSos.
Tampil sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, Staf Khusus Walikota Manado Tommy Rampengan dan Teddy Tandaju serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Manado dr Joy Sekeon dan pemateri lainnya yang berkompeten dengan industri kuliner pariwisata di Kota Manado. (*)
