oleh

TNI, Polri dan Pemda Kabupaten Morowali Bersatu Melaksanakan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika dan Miras

-Sulteng-142 Dilihat

Morowali,Sulteng-Dalam upaya menciptakan stabilitas wilayah yang kondusif dan mendukung pertumbuhan investasi di Kabupaten Morowali, TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Morowali bersatu dalam melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika dan minuman keras (miras) ilegal.

Acara pemusnahan tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat, antara lain Kapolres Morowali, AKBP Suprianto, S.I.K., M.H., Dandim 1311/Morowali, Letkol Inf Alzaki, S.E., M.M., M.B.A., M.M.A.S., serta Yusman Mahbub, Sekretaris Daerah Morowali, yang mewakili Bupati Morowali.

Turut hadir juga para tokoh agama dari berbagai agama, seperti Islam, Protestan, Katolik, Hindu, dan Buddha, serta Ketua Adat Morowali.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menciptakan soliditas, komitmen, dan kerja sama antara instansi terkait dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Morowali, serta sebagai upaya penegakan hukum dalam menjaga ketertiban masyarakat.

Latar belakang dilaksanakannya pemusnahan barang bukti ini adalah tingginya angka kriminalitas di Morowali yang disebabkan oleh penyalahgunaan minuman keras, terutama jenis minuman keras oplosan. Forkominda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah) menilai perlu untuk melakukan penertiban minuman keras. Beberapa minuman keras bermerek tanpa izin juga termasuk dalam pemusnahan, karena wilayah Morowali belum memiliki izin peredaran minuman keras.

Berikut adalah barang bukti yang dimusnahkan:

Narkotika jenis Shabu dengan berat bruto 285,1 gram.
Narkotika jenis Pil THD sebanyak 1.750 butir.
Miras jenis cap tikus sebanyak 1.518 liter.
Saguer sebanyak 990 liter.
Bir sebanyak 2.811 botol.
Anggur sebanyak 280 botol.
Bir Hitam sebanyak 24 botol.
Knalpot bogar sebanyak 150 buah.

Melalui kegiatan pemusnahan barang bukti miras ini, Kodim 1311/Morowali berharap dapat menjaga keutuhan dan ketahanan wilayah darat, mendukung tugas pemerintah di daerah, serta membantu tugas Polri dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Dengan adanya kerjasama antara instansi terkait, diharapkan wilayah Morowali dapat terus berkembang dan menjadi tempat yang aman dan menarik bagi investasi.(Rilis/John)