MANADO – Wisata alam bawah laut masih menjadi andalan Kota Manado dan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Hal ini terlihat dengan besarnya minat wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang lebih memprioritaskan Taman Laut Bunaken sebagai tujuan wisata.
Pasalnya, keindahan alam bawah laut Bunaken dengan biota laut yang terbilang langka masih menjadi perhatian dunia internasional.
Olehnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pariwisata (Dispar) terus mendukung potensi wisata bawah laut Bunaken dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
- Penutupan Latsar Yantek Batch 1, PLN UP3 Tahuna Dorong Petugas Semakin Tangguh dan Profesional
Pelaksanaan pelatihan FreeDive untuk Instruktur dan Pecinta Bawah Laut digelar Dispar Manado di Talassa Diving. Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken, Kamis (08/10).
Kepala Dispar Manado Dra Lenda Neivy Pelealu MSi melalui Kepala Bidang Kelembagaan Steven Runtuwene SSos mengatakan pemerintah sangat intens terhadap industri pariwisata di Kota Manado.
Sehingga, untuk meningkatkan kualitas SDM khususnya mereka yang berhubungan dengan wisata bawah laut perlu dibekali dengan ilmu.
“Kita tahu bersama, Taman Laut Bunaken dengan keindahan panorama bawah lautnya telah menjadi obyek wisata andalan di Kota Manado. Olehnya, kita perlu memperbanyak instruktur selam dan pecinta bawah laut dengan menggelar pelatihan-pelatihan,”tukas Runtuwene.
Dirinya berharap, dengan pelatihan yang dilaksanakan tersebut, akan menciptakan instruktur selam dan pecinta bawah laut yang handal.
“Kita berharap semakin banyak orang yang bisa menikmati keindahan bawah laut Bunaken dengan dibimbing para guide yang profesional,”pungkas Runtuwene.(*)





