Bitung- Reses anggota DPRD dapil Madidir-Girian, Hengky Tumangken, ST yang dilaksanakan Rabu, (1/4/2026) di kelurahan Girian Permai, terungkap ada warga yang sehari-hari berprofesi sebagai buruh bagasi tepatnya sebagai Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di pelabuhan Bitung, yang tidak pernah menerima bantuan dari pemerintah.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh seorang warga bernama Nini Sarei. Kepada legislator Hengky Tumangken, dirinya mengaku tidak pernah menerima bantuan. “Suami saya bekerja sebagai buruh TKBM dan usia sudah tua. Tapi kami belum pernah menerima bantuan apa pun dari pemerintah,” ujarnya.
Sementara itu, warga lainnya mengeluhkan soal kendaraan truk yang setiap hari melewati jalan perumahan Girian Permai, yang menurut warga kiranya dapat ditertibkan dan atur karena membahayakan para pejalan kaki.
Tidak hanya itu, sejumlah warga juga mengeluhkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).
- Pondasi Iman dan Kebersamaan, PLN UID Suluttenggo Dukung Penuh Kegiatan Keagamaan Hapsa P/KB Sinode GMIM Tahun 2026
- Gelar Srikandi Goes to School di SMA Negeri 1 Manado, PLN UID Suluttenggo Perkuat Karakter dan Literasi Energi Generasi Muda
- Gerakan Ekonomi Hijau, Dekranasda Bitung Gelar Pelatihan Pembuatan Tas Kresek Jadi Produk Bernilai Jutaan
“Nama kami sudah ada di kantor Lurah. Tapi sampai saat ini kami belum menerima bantuan PKH,” kata Gunawan Kolumbau. Sementara itu, warga lainnya yakni Susanti Janis mempertanyakan namanya yang sudah tidak ada didaftar PKH karena sudah menerima BPJS.
Menanggapi keluhan warga tersebut, Tumangken mengatakan, pihaknya akan menindak lanjuti dengan melakukan koordinasi bersama instansi terkait yakni Dinas Sosial, Dinas Perhubungan dan lainnya. “Semua aspirasi ini akan segera saya tindak lanjuti. Ternyata banyak permasahan sosial dimasyarakat yang belum terselesaikan. Ini harus jadi atensi pemerintah kota,” tegas ketua fraksi PDIP tersebut yang melakukan reses dengan cara blusukan. (hzq)






