Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_usermeta' doesn't exist]
SELECT user_id, meta_key, meta_value FROM wpem_usermeta WHERE user_id IN (40) ORDER BY umeta_id ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID IN (40)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '40' LIMIT 1

Terkait Proyek Ruko Dilahan Eks Kanopi, Tumangken Sebut Dinas PUTR Kurang Pengawasan

oleh -0 Dilihat
oleh
Hengky Tumangken ,ST

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_terms' doesn't exist]
SELECT DISTINCT t.term_id, tr.object_id FROM wpem_terms AS t INNER JOIN wpem_term_taxonomy AS tt ON t.term_id = tt.term_id INNER JOIN wpem_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id WHERE tt.taxonomy IN ('category', 'post_tag', 'post_format', 'newstopic') AND tr.object_id IN (203670, 203661, 203654) ORDER BY t.name ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_usermeta' doesn't exist]
SELECT user_id, meta_key, meta_value FROM wpem_usermeta WHERE user_id IN (1,31,8) ORDER BY umeta_id ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID IN (1,31,8)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '31' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '8' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '40' LIMIT 1

Bitung- Proyek pembangunan puluhan ruko di lahan eks kanopi kompleks pusat kota Bitung, yang berbanderol 1,3 miliar rupiah, yang diduga asal jadi dan belum selesai meski telah melewati batas waktu, menurut personil komisi III DPRD Kota Bitung, Hengky Tumangken, ST akibat kurangnya pengawasan dan di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR).

Hal itu dikatakan Tumangken saat rapat antara Komisi III bersama Dinas PUTR Kota Bitung, Senin (2/3/2024) di ruang kerja komisi III. “Dinas PU kurang pengawasan. Buktinya bangunan itu sampai saat ini belum selesai. Padahal sudah lewat waktu dari kontrak. Selain itu, masalah ini juga disebabkan karena perencanaan awal yang kurang matang,” tegas Tumangken yang juga ketua fraksi PDIP tersebut.

Sementara itu, personil komisi III lainnya, Rudolf Wantah mengatakan, yang seharunya disalahkan bukan pihak ke tiga atau kontraktor, tapi Dinas PUTR. “Salah satu penyebab belum selesai bangunan itu karena ada label listrik yang melintas. Seharunya Dinas PUTR dari awal sudah koordinasi dengan pihak PLN. Sekarang tidak ada yang berani melakukan pekerjaan disana karena takut tersengat listrik,” kata Wantah yang adalah kader senior Partai Gerindra.

Sementara itu, ketua komisi III, Frangky Julianto, ST mengatakan, pihaknya akan memanggil PLN, kontraktor dan Dinas PUTR. “Besok kami jadwalkan untuk mengundang PLN, kontraktor dan Dinas PU. Ini harus jelas semua dan pemanfaatannya juga harus jelas, karena bersumber dari APBD,” kata Julianto, yang adalah politisi Demokrat. Turut hadir personil komisi III lainnya yakni, Rafika Papente, Aldo Ratungalo dan Handri Anugerahang.

Informasi yang ada, proyek pembangunan ruko tersebut dikerjakan oleh CV. Boonfafor, dengan anggaran sekitar 1,3 miliar lebih dan bersumber dari APBD 2025. Proyek tersebut adalah pembangunan 24 ruko, yang di kontrak, tidak ada plafon dan keramik untuk lantai. Seharunya proyek tersebut sudah selesai pada 31 Desember 2025 lalu, namun sampai saat ini baru 18 ruko yang selesai dari 24 yang harus dibuat. Pencarairan anggaran kabarnya sudah mencapai 75 persen. (hzq)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '40' LIMIT 1