Sulut-Sektor pelayanan publik, menjadi salah satu sektor yang diperhatikan betul Oleh Ganjar Pranowo. Ketika kemudian dia dipercaya sebagai Gubernur Jawa Tengah selama 10 Tahun,
Ganjar Pranowo berhasil membangun 28 Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jawa Tengah. Alasannya sederhana, yakni untuk memberikan pelayanan yang mudah, terjangkau, dan efisien bagi masyarakat.
Sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman, Calon Presiden RI nomor urut 3 ini pun giat menerapkan e-governance untuk meningkatkan kualitas pemerintahan, mengurangi risiko korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Dia sadar betul, bahwa dengan mendigitalisasi proses proses kerja pemerintah, maka selain efisiensi dan efektifitas dalam kerja, masyarakat pun mendapatkan akses yang lebih besar baik dalam kepentingan pemenuhan layanan publik, dan atau akses terhadap kebijakan lewat kritik dan saran yang kini jauh lebih mudah untuk disampaikan.
- Layanan PERINTIS 10 Hari Beri Kepastian Waktu dan Kemudahan dalam Proses Balik Nama Sertipikat
- Uji Coba di 17 Kantah, Dirjen PHPT Ajak Masyarakat Ikut Menyempurnakan Layanan Peralihan Hak 10 Hari
- Kementerian ATR/BPN Selaraskan Empat Simpul untuk Wujudkan Peralihan Hak Terintegrasi dengan Target Penyelesaian 10 Hari
Bahkan diketahui, bung Ganjar cukup sering menerima keluhan dan melayani rakyatnya lewat smartphone. “Untuk rakyat kok kita persulit” begitu sering beliau berujar. (*/J.Mo)







