Jakarta – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Sulawesi Utara berhasil meraih juara II pada Festival Bakar Ikan Nusantara dengan lomba memasak dan makan bareng sajian kuliner nusantara yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) Hall B Jakarta, pada Sabtu (25/6/2022).
Koordinator Tim DPD Sulut, Ir Jean Sumilat mengatakan, hasil yang dicapai tersebut merupakan berkat dukungan dan doa masyarakat Sulawesi Utara.
“Puji Tuhan, kami bisa berhasil membawa nama harum DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara dalam ajang Festival Kuliner Nusantara Mustikarasa yang dilakaar di JCC ini. Kami berterimakasih untuk doa dan dukungan seluruh masyarakat Sulawesi Utara khususnya kepada para simpatisan dan kader PDI Perjuangan di bumi nyiur melambai ini, sehingga kami boleh mengikuti acara dan mendapatkan hasil yang terbaik,” tukas Sumilat yang juga merupakan anggota DPRD Kota Manado ini yang turut didampingi oleh Rangga Paonganan dari BMI Sulawesi Utara dan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Manado, Jeffry Polii.
Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Malalayang ini mengatakan, hasil tersebut dipersembahkan kepada para semua pendukung dan simpatisan partai moncong putih Sulawesi Utara. Sambil berharap, ke depan PDI Perjuangan Sulut bisa meningkatkan prestasi dalam mengikuti ajang festival tersebut.
- KMP Fery Dolosi Off Jumat 31 Juli 2026, Amos : Masyarakat Diminta Ikuti Informasi Resmi di Akun Facebook Dishub Morut
- Hadiri Pengarahan Tenaga Ahli Kementerian ATR/BPN RI, Zaldi Amir : Kantah ATR/BPN Morut Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan
- Mengawali Pembuatan Kendaraan Hias, Wali Kota Caroll: TIFF Sudah Menjadi Milik Masyarakat Tomohon
“Capaian ini kami persembahkan untuk para pendukung dan simpatisan partai PDI Perjuangan Sulawesi Utara. Dan kami berharap, ke depan kita bisa mendapatkan hasil yang lebih memuaskan untuk semua kader dan simpatisan PDI Perjuangan Sulawesi Utara,” tutupnya.
Dari informasi yang didapat, juara pertama dalam ajang Kuliner Nusantara Mustikarasa adalah dari provinsi Jawa Tengah dan juara ketiga adalah dari provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan diikuti 34 provinsi. (*Mal)






