Jakarta,-Dalam mempercepat penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di seluruh wilayah Indonesia, butuh skema yang inovatif dan kolaboratif dari berbagai pihak.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN RI, mengajak para Akademisi untuk berperan aktif dalam pemenuhan target 2.000 RDTR.
“Ini bagian dari bagaimana kita melakukan tata ruang dengan konsep pentahelix, melibatkan Universitas dalam proses pembangunan di seluruh Indonesia,”kata Suyus Windayana, saat menjadi nara sumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD),pelibatan Perguruan Tinggi (PT) dalam Pencegahan Korupsi Dukungan Implementasi Kebijakan Satu Peta yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung Merah Putih, Jakarta, baru-baru ini. (Humas ATR/BPN/NAL)
- Dukung Kemandirian Petani Bunga Krisan, PLN UID Suluttenggo Resmikan Program Electrifying Agriculture di Tomohon
- Sinergi PT SJA 2 Dan Dinas Kehutanan Perkuat Masyarakat Cegah Karhutla
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat






