Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen
Sulut – Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen memimpin rapat pimpinan evaluasi dan pengawasan realisasi anggaran dan program/kegiatan APBD dan APBN Perangkat Daerah (PD) Pemprov Sulut di Ruang F.J. Tumbelaka Kantor Gubernur, Senin (13/7/2020).
Di awal sambutannya, Sekdaprov Silangen menyampaikan pesan Gubernur Olly Dondokambey kepada seluruh PD untuk terus bersatu menangani pandemi Covid-19 dengan selalu mematuhi protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari baik menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan dengan sabun.
“Pengarahan Pak Gubernur bahwa di tahun 2020 ini kita mendapatkan tantangan berat. Secara global kita menangani pandemi Covid-19. Kita berupaya bersama-sama agar pandemi berhenti. Jika kita tidak bersatu pandemi tidak akan berhenti,” ujar Silangen.
Disamping itu, Silangen memberikan motivasi kepada seluruh PD untuk meningkatkan penyerapan anggaran di triwulan 3 tahun 2020.
- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
- Menteri Nusron Serahkan Sertipikat Wakaf Dan Bantuan MUI, Untuk Masjid Salman Alfarisi Aceh Tamiang
“Kita harus memanfaatkan sisa waktu untuk memacu penyerapan anggaran. Jika ada yang lambat maka bulan depan harus meningkatkan penyerapannya,” kata Silangen.
Lebih lanjut, Silangen menerangkan bahwa kerjasama dan kekompakan antar PD di lingkup Pemprov Sulut menjadi salah satu kunci keberhasilan menjalankan program pembangunan di Sulut.
“Penyerapan anggaran tidak tergantung kepada keberhasilan satu instansi saja. Harus ada kerjasama antar instansi,” imbuhnya
Sebagai informasi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan rapat awal persiapan HUT Kemerdekaan RI ke-75 dan HUT Provinsi Sulut ke- 56.
Asisten 3 Pemprov Sulut Bidang Administrasi Umum Gemmy Kawatu yang juga Ketua Panitia kegiatan tersebut menjelaskan bahwa pelaksanaan HUT RI tahun ini berbeda dari sebelumnya karena pandemi Covid-19.
Berdasarkan arahan pemerintah pusat, upacara bakal digelar tanpa melibatkan banyak orang sesuai anjuran protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Untuk itu, tamu undangan dan masyarakat dapat mengikuti upacara secara virtual. (*/JM)






