Manado-PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi, khususnya Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Manado, bergerak cepat memulihkan gangguan sistem kelistrikan yang terjadi akibat gempa bumi yang mengguncang Kota Manado dan sekitarnya, Kamis pagi (2/4)2026).
Dalam waktu 2 jam 50 menit, PLN berhasil menormalkan dua gardu induk yang terdampak, sehingga pasokan listrik kepada masyarakat kembali pulih sepenuhnya.
Manager PLN UPT Manado bersama 19 personel yang turun langsung ke lapangan sigap menjalankan seluruh prosedur operasional standar (SOP) penanganan gangguan. Langkah cepat dan terkoordinasi ini menjadi kunci percepatan pemulihan sistem kelistrikan di wilayah terdampak.
“Tim bergerak segera setelah terjadi gangguan, melakukan pengecekan menyeluruh dan penanganan sesuai prosedur, sehingga dalam waktu relatif singkat sistem dapat kembali normal,” ujar perwakilan PLN.
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat
- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
Saat ini, sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Utara telah pulih 100 persen dan kembali beroperasi secara andal. PLN memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga guna mendukung aktivitas masyarakat pascagempa.
PLN juga menegaskan komitmennya untuk terus bersiaga menghadapi potensi gangguan susulan, serta memastikan stabilitas energi di wilayah terdampak bencana tetap aman dan terkendali. (*/Red)








