Manado-PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi, khususnya Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Manado, bergerak cepat memulihkan gangguan sistem kelistrikan yang terjadi akibat gempa bumi yang mengguncang Kota Manado dan sekitarnya, Kamis pagi (2/4)2026).
Dalam waktu 2 jam 50 menit, PLN berhasil menormalkan dua gardu induk yang terdampak, sehingga pasokan listrik kepada masyarakat kembali pulih sepenuhnya.
Manager PLN UPT Manado bersama 19 personel yang turun langsung ke lapangan sigap menjalankan seluruh prosedur operasional standar (SOP) penanganan gangguan. Langkah cepat dan terkoordinasi ini menjadi kunci percepatan pemulihan sistem kelistrikan di wilayah terdampak.
“Tim bergerak segera setelah terjadi gangguan, melakukan pengecekan menyeluruh dan penanganan sesuai prosedur, sehingga dalam waktu relatif singkat sistem dapat kembali normal,” ujar perwakilan PLN.
- Bupati Michael Thungari bersama Wabup Tendris Bulahari hadir Sekaligus Membuka Job Fair 2026 di Politeknik Nusa Utara Tahuna
- Gubernur Yulius Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Sulut, Tekankan Pentingnya Etika Jurnalistik dan Profesionalisme
- PT Jasa Raharja Sudah Salurkan Rp5,7 Miliar Bagi 416 Korban Lakalantas di Sulut
Saat ini, sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Utara telah pulih 100 persen dan kembali beroperasi secara andal. PLN memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga guna mendukung aktivitas masyarakat pascagempa.
PLN juga menegaskan komitmennya untuk terus bersiaga menghadapi potensi gangguan susulan, serta memastikan stabilitas energi di wilayah terdampak bencana tetap aman dan terkendali. (*/Red)








