Tomohon,-Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Realisasi APBD Tahun 2025 yang digelar secara virtual pada Kamis (8/5/2025).
Rakor ini diikuti jajaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tomohon.
Dalam rapat, disampaikan evaluasi terhadap capaian realisasi pendapatan dan belanja seluruh daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota.
Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tomohon menempati posisi 20 besar secara nasional.
- PLN Edukasi Keselamatan Kelistrikan Sejak Dini, Siswa TK Al-Irsyad Gorontalo Belajar Bahaya Listrik Lewat Cara Menyenangkan
- Audiensi Wamenkes RI, Bupati Delis Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Morut
- HUT ke-62 Sulut, 69 Sertipikat Aset Pemprov Diserahkan, Pemerintah Perkuat Benteng Hukum Aset Daerah
Selain Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) juga masuk dalam kategori 20 besar realisasi APBD di tingkat provinsi secara nasional.
“Menurut data yang dipaparkan Kemendagri, capaian realisasi pendapatan Provinsi Sulut mencapai 25,13 persen, sedangkan Kota Tomohon mencapai 28,82 persen dari proyeksi pendapatan dalam APBD Tahun Anggaran 2025,” ujar Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Tomohon, Christo Kalumata.
Dengan capaian tersebut, diketahui Provinsi Sulut dan Kota Tomohon berhasil masuk dalam jajaran 20 besar daerah dengan realisasi pendapatan tertinggi di Indonesia. (Red)
