Molino-Bupati Morowali Utara Delis J. Hehi, hari Jumat (26/5), meresmikan penggunaan gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Molino di Kecamatan Petasia, yang dinilai sebagai gedung Puskesmas termegah di daerah penghasil nikel ini.
Gedung berlantai dua ini dibangun sejak tahun anggaran 2021 menghabiskan anggaran lebih Rp 6 miliar.
PKM ini dipersiapkan menjadi Puskesmas plus yang dapat melayani rawat inap dengan daya tampung 14 pasien terdiri atas 6 pasien laki-laki, 6 pasien perempuan dan dua pasien anak.
Puskesmas Molino telah memiliki enam orang dokter umum dan dokter gigi serta puluhan tenaga paramedis dan staf pendukung lainnya.
- Wakili Gubernur Sulut, Sekwan Silangen Hadiri Pembukaan Turnamen Minahasa Selatan Bermazmur 2026
- Disnakerda Sangihe bersama Yayasan Sinibantu dan PT. Annur Jaya Gelar Pembekelan Bagi 42 Calon PMI Di Politeknik Nusa Utara Tahuna
- Audiensi Bersama Bupati Gorontalo, Tim Sekretariat DPRD Paparkan Kesiapan Temu Wicara PENAS XVII
Bupati Delis meminta kepada jajaran Puskesmas Molino agar memberikan pelayanan prima kepada masyarakat agar seimbang dengan bangunan gedungnya yang megah.
Keberadaan Puskesmas ini sangat strategis karena terletak di kawasan pertambangan nikel dan perkebunan dan industri kelapa sawit.
Selain meresmikan Puskesmas Molino, Bupati yang didampingi Kadis Kesehatan Alnoberniat Danampe dan belasan Kepala OPD juga meresmikan Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Bungintimbe, Kecamatan Petasia Timur setelah melaksanakan Buka Desa (Bupati Berkantor di desa) yang berlangsung di Balai Desa Bungintimbe.
Di sela kegiatan Buka Desa yang dihadiri Wabup H. Djira ini, bupati juga menyerahkan bantuan bibit ikan nila kepada keluarga berpenghasilan rendah dan berpotensi stunting yang menjadi sasaran Gerakan pemanfaatan lahan pekarangan (Gempar) di Desa Pebooa serta meresmikan rumah keluarga berpenghasilan rendah yang direnovasi melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya Dinas PUPR. (*/John)








