Morut -PT Gunbuster Nikel Industry (GNI) tak hentinya membantu masyarakat di lingkaran industri nikel tersebut. Tanpa terkecuali bantuan untuk mendukung kegiatan keagamaan di Desa Tanauge yang merupakan ring satu kawasan smelter nikel tersebut.
PT GNI berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengembangan Desa-Desa yang ada dilingkar industri nikel. Sebagai Perusahaan yang bergerak di bidang industri nikel, PT GNI tidak hanya fokus pada kegiatan bisnis, tetapi juga peduli terhadap tanggung jawab sosial.
Bantuan yang diberikan penimbunan untuk pembangunan Masjid Arahman Desa Tanauge, Kecamatan Petasia. Hal ini menunjukkan peran aktif perusahaan dalam mendukung program-program keagamaan dan sosial di Kabupaten Morut.
Bantuan ini berupa slag nikel atau limbah padat berbentuk seperti pasir yang dihasilkan dari proses peleburan bijih nikel yang diharapkan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kepala Desa (Kades) Tanauge, Arman, memberikan apresiasi yang cukup besar terhadap bantuan tersebut, apalagi bantuan ini untuk mendukung pembangunan Masjid Arahman sebagai tempat beribadah.
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dan KPK Jadikan Sulut, Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
Kades Arman, mengucapkan, terima kasih atas bantuan yang diberikan untuk penimbunan pembangunan Masjid. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepedulian serta dukungan yang diberikan PT GNI dan mendoakan agar bantuan tersebut menjadi amal jariyah bagi perusahaan dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.
“Ucapan terima kasih ini merupakan bentuk penghargaan atas partisipasi aktif PT GNI dalam memakmurkan rumah ibadah dan aktif membangun fasilitas yang bermanfaat bagi umat,” katanya.
Ia berharap, ke depannya PT GNI tidak berhenti menyalurkan bantuan terhadap kebutuhan-kebutuhan yang menyentuh kepada masyarakat.
“Janganlah berhenti PT GNI melihat daripada kebutuhan prinsip yang darurat, bantuan seperti ini kami harapkan bisa berkesinambungan,” tukasnya. (*)






