oleh

Program ODSK Berhasil Turunkan Angka Pengangguran di Sulut, Ini Terobosan Disnakertrans Sulut

-Sulut-473 Dilihat

Sulut-Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bersama Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK) berkomitmen turunkan angka pengangguran di Sulut.

Data dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) angka pengangguran Sulut mengalami penurunan.

Februari 2023, angka pengangguran di Sulut sebanyak 81.121 orang atau 6,19 persen. Namun, jika dibandingkan dengan Februari 2022 lalu, angka pengangguran ini mengalami penurunan 0,32 persen.

Karena itu, Pemprov Sulut berupaya menekan angka pengangguran dengan membuat terobosan memfasilitasi program kerja ke luar negeri dan mengadakan job fair kepada para pencari kerja (Pencaker).

“Untuk program kerja ke luar negeri, tahun ini, Pemprov Sulut mendapat kuota sebanyak 1.000 orang untuk bekerja ke Jepang. Sasarannya, kepada warga lulusan SMK. Tidak menutup kemungkinan juga kedepan untuk perguruan tinggi seperti Politeknik,” ungkap Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulawesi Utara. Rahel Rotinsulu, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (5/7/2023).

Menurutnya, pihaknya juga akan mengadakan Job Fair bagi para pencari kerja (Pencaker) se- Sulut. “Kami sementara siapkan. Rencananya pada September nanti. Kami juga masih menunggu perusahan – perusahan yang akan ikut dalam job fair ini. Pastinya, para pencaker sudah bisa mempersiapkan diri serta berkas,” bebernya.

Selain itu, kata Rahel pihaknya memfasilitasi Pencaker di 15 kabupaten/kota supaya bisa di kerja di PT IWIP. “Semua ini dilakukan supaya warga Sulut bisa mendapatkan pekerjaan yang layak,” ungkapnya.

Rahel juga mengajak, kepada masyarakat Sulut yang belum ada pekerjaan untuk membuka diri jika ada program-program seperti ini.

“Buat apa kami pemerintah sudah berupaya mengadakan program ini, tapi dari masyarakat sendiri yang tidak mau ikut. Manfaatkanlah kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (*)