Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_usermeta' doesn't exist]
SELECT user_id, meta_key, meta_value FROM wpem_usermeta WHERE user_id IN (1) ORDER BY umeta_id ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID IN (1)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1

Program Biokonversi Sampah Organik: Inovasi 100 Hari Kerja Wali Kota Weny dan Wawali Rendy

oleh -968 Dilihat
oleh

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_terms' doesn't exist]
SELECT DISTINCT t.term_id, tr.object_id FROM wpem_terms AS t INNER JOIN wpem_term_taxonomy AS tt ON t.term_id = tt.term_id INNER JOIN wpem_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id WHERE tt.taxonomy IN ('category', 'post_tag', 'post_format', 'newstopic') AND tr.object_id IN (203670, 203661, 203654) ORDER BY t.name ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_usermeta' doesn't exist]
SELECT user_id, meta_key, meta_value FROM wpem_usermeta WHERE user_id IN (31,8) ORDER BY umeta_id ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID IN (1,31,8)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '31' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '8' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1

Kotamobagu-Pemerintah Kota Kotamobagu, di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. Weny Gaib, Sp.M dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, S.H, M.H, meluncurkan program Biokonversi Sampah Organik sebagai bagian dari agenda 100 Hari Kerja mereka.

Program ini bertujuan untuk menangani persoalan sampah organik secara berkelanjutan dan memberdayakan masyarakat melalui pengolahan sampah menjadi sumber ekonomi baru.

Program ini diperkenalkan dalam presentasi oleh Pusat Pendidikan Mondowana di hadapan Sekretaris Daerah Sofyan Mokoginta dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Direktur Eksekutif Pusat Pendidikan Mondowana, Siti Hadija Junaidi, M.Pd., menjelaskan bahwa model biokonversi ini berbasis budidaya maggot rumahan, yang tidak hanya menyelesaikan masalah sampah tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui pertanian urban dan pengolahan sampah rumah tangga.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kotamobagu, Fenty Dilasandi Miftah, menyatakan dukungannya terhadap program ini sebagai bagian dari visi besar Pemkot yang BERSAHABAT: Berkemajuan, Sejahtera, Berbudaya, dan Inovatif.

Data dari Dinas Lingkungan Hidup mencatat bahwa volume sampah di Kotamobagu mencapai 1.800 ton per bulan, dengan setengahnya merupakan sampah organik. Program biokonversi ini diharapkan dapat mengurangi beban tersebut dan mengubahnya menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat.

Wali Kota Dr. Weny Gaib menegaskan komitmennya sejak kampanye untuk melibatkan masyarakat langsung dalam pengelolaan sampah. “Ini adalah komitmen kami sejak kampanye, untuk melibatkan masyarakat langsung dalam pengelolaan sampah,” ujarnya.

Dengan peluncuran program ini, Pemkot Kotamobagu menunjukkan langkah konkret dalam mengatasi permasalahan sampah organik dan memberdayakan masyarakat melalui inovasi yang berkelanjutan.***

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1