Luwuk, 14 Juli 2026-Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN membekali siswa SMKN 2 Luwuk dengan edukasi energi bersih serta pelatihan konversi kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik.
Program ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara PLN, dunia pendidikan, dan Pemerintah Kabupaten Banggai dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki kompetensi adaptif terhadap perkembangan teknologi kendaraan listrik (electric vehicle) serta kebutuhan industri energi masa depan.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa program TJSL ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan investasi strategis PLN dalam mempersiapkan pilar utama transisi energi, yaitu kesiapan sumber daya manusia (SDM).
Melalui program TJSL ini, PLN memberikan edukasi komprehensif mengenai ekosistem green energy kepada para guru dan siswa guna meningkatkan literasi seputar transisi energi, pemanfaatan energi bersih, dan infrastruktur kendaraan listrik.
- Gubernur Yulius Instruksikan Jajaran Perkuat Antisipasi El Nino, Katahanan Pangan dan Stabilitas Ekonomi
- Cegah Karhutla Meluas, Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum
- Gubernur Yulius Paparkan Perubahan KUA-PPAS 2026, Fokus Pada Program Prioritas dan Kesejahteraan Rakyat
Bersama generasi muda, PLN menghadirkan masa depan energi yang lebih hijau, berkelanjutan, dan berdaya saing.*







