Manado – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey didampingi Wakil Gubernur Steven Kandouw menghadiri Rapat Kerja Pemerintahan Tahun 2022 bersama Bupati/Walikota se-Sulawesi Utara dan Forkopimda dengan Tema ” Memperkuat Pemulihan Ekonomi Daerah Melalui Reformasi Sosial Ketahanan Pangan dan Pembangunan Infrastruktur.” Bertempat di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Rabu (19/01/2022).
Rapat Kerja tersebut guna meningkatkan sinergitas kinerja pemerintah lewat persamaan pemahaman dalam menghadapi berbagai isu-isu strategis yang akan dilaksanakan di tahun 2022.
Gubernur Olly menyampaikan bahwa hasil ditempuh di tahun 2021 menggambarkan optimisme bersama di tahun 2022 lewat peningkatan kerjasama dan sinergitas di antara pemprov dan pemerintah kabupaten/kota bersama dengan Forkopimda dan seluruh instansi vertikal yang ada di Provinsi Sulut.
“Dampaknya bisa kita rasakan secara langsung, sehingga dengan melihat pertumbuhan ekonomi kita di tahun 2021 yang mana menggambarkan peningkatan kerja kita bersama. Hal yang paling penting dan yang Saya kira yang perlu kita bicarakan adalah bagaimana kita sukses dengan program penanganan Covid-19,” ujar Gubernur Olly.
Gubernur Olly berharap, lewat sinergitas yang dibangun antar pemerintah daerah mempermudah upaya bersama guna mencapai target-target disepakati pada raker tersebut.
“Ini supaya pertumbuhan ekonomi yang kita usahakan di tahun 2022 bisa dirasakan oleh masyarakat Sulawesi Utara yang kita cintai, lewat tekad bersama dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Ujarnya.
Di tahun 2021 banyak hal yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Sulut yang membumikan program-program strategis.
Dalam uraian presentasinya, Gubernur Olly mengungkap pertumbuhan ekonomi Sulut sampai dengan triwulan III tahun 2021 mencapai 4,45 persen, lebih tinggi jika dibandingkan angka nasional, yakni sebesar 3,24 persen. Di tingkat regional Sulawesi pertumbuhan ekonomi Sulut menduduki peringkat ke-2 setelah Sulawesi Tengah.
Selanjutnya, untuk persentase penduduk miskin yang tercatat pada Maret 2021 – September 2021 mengalami penurunan sebesar 0,41 persen poin. Penurunan angka kemiskinan ini, di samping kebijakan program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK), juga adanya penyaluran bantuan yang tepat sasaran.
Tak kalah pentingnya, Gubernur Olly juga menyampaikan tentang Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), di mana TPT terendah sebesar 3,82 persen terdapat pada jenjang pendidikan SD ke bawah, sedangkan TPT tertinggi sebesar 11,42 persen terdapat pada jenjang pendidikan SMK.
Untuk TPT berdasarkan daerah, diketahui pengangguran tertinggi ada di 3 kota, yaitu Manado sebesar 12,17 persen, Bitung 9,96 persen dan Tomohon 8,12 persen. Sementara daerah yang terendah ada di Kepulauan Talaud sebesar 2,3 persen dan Kepulauan Sitaro dan Minahasa Tenggara sebesar 3,39 persen.
“Berdasarkan daerah tempat tinggal, TPT perkotaan dan perdesaan menurun. Yakni pada Agustus 2020 tercatat sebesar 7,37 persen, Februari 2021 sebesar 7,28 persen dan Agustus 2021 sebesar 7,06 persen,” ungkap Olly pada Rapat Kerja Pemerintahan Tahun 2022 di aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Rabu (19/1/2022).
Menariknya, Gubernur Olly mengaku sangat bersyukur karena untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulut berada di posisi 73,30 atau naik 0.37 poin dibandingkan tahun 2020 yang sebesar 72,93.
IPM Sulawesi Utara tersusun dari empat komponen yakni Umur Harapan Hidup (UHH) sebesar 71,76. Harapan Lama Sekolah (HLS) 12,94 dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) 9,62 serta Pengeluaran Perkapita per tahun yang disesuaikan sebesar Rp10. 882.000.
Dikatakan orang nomor satu di Sulut ini, pelaksanaan raker pemerintahan yang diikuti para kepala daerah se Sulut, akan meningkatkan sinergitas kinerja pemerintah lewat persamaan pemahaman dalam menghadapi berbagai isu-isu strategis yang akan dilaksanakan di tahun 2022.
Gubernur Olly pada kesempatan itu menyampaikan bahwa untuk mencapai target Vaksinasi di Sulawesi Utara diharapkan semua Kabupaten/Kota di Sulut harus memiliki koordinasi yang baik serta kesepakatan bersama.
“Saya kira kalau kita mau dan kalau kita memiliki kesepakatan bersama dalam rangka kita mencapai target Vaksinasi 100 persen konsepnya saya lihat semua (Kabupaten/Kota Reed) sudah ada tinggal kita punya niat bersama karena hal itu tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri,” ujar Gubernur Olly.
Gubernur Olly pada kesempatan itu menyampaikan bahwa untuk mencapai target Vaksinasi di Sulawesi Utara diharapkan semua Kabupaten/Kota di Sulut harus memiliki koordinasi yang baik serta kesepakatan bersama.
“Saya kira kalau kita mau dan kalau kita memiliki kesepakatan bersama dalam rangka kita mencapai target Vaksinasi 100 persen konsepnya saya lihat semua (Kabupaten/Kota Reed) sudah ada tinggal kita punya niat bersama karena hal itu tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri,” ujar Gubernur Olly.
Sementara itu, Sekdaprov Asiano Gamy Kawatu yang menjadi moderator rapat melaporkan bahwa sejumlah isu strategis menjadi pembahasan dalam Raker tersebut. Diantaranya yaitu percepatan realisasi anggaran, pemulihan ekonomi pasca Covid-19, pembangunan Infrastruktur daerah, memperkuat stabilitas daerah, hingga persiapan menyambut agenda-agenda akbar seperti rencana kunjungan Presiden RI serta sejumlah event strategis skala nasional maupun internasional yakni G-20, W-20, maupun World Beach Games di tahun 2023.
Beberapa materi yang dibawakan oleh para narasumber terdiri dari Pangdam XIII/Mdk Mayjen TNI Alfrets Denny Tuejeh yang menjelaskan tentang Strategi Pelaksanaan Program Kodam XIII/Mdk Pendekatan Kesejahteraan di Wilayah Kodam XIII/Mdk dan Karo Ops Kombes Pol R. Wawan Wirawan yang mewakili Kapolda Sulut yang membawakan materi seputar Sitkamtibmas dan Strategi Kapolda Sulawesi Utara.
Sementara itu, Kajati Sulut yang diwakili Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Rivo C. M. Mandelu, Kepala BPK yang diwakili Kepala Sub Auditorat Nurendro Kusumo, dan Kepala Bank Indonesia Sulut Arbonas Hutabarat bergiliran menyampaikan materi tentang peran kejaksaan dan program strategis yang dilakukan oleh Kejati Sulut dan BPK Perwakilan Sulut, serta Tracking Perekonomian Sulut 2021 dan Outlook 2022 oleh BI Sulut.
Terakhir, dilakukan Pembacaan Kesepakatan Bersama Rapat kerja Pemerintahan Tahun 2022 dan Penandatanganan Hasil Rapat Kerja Pemerintahan Tahun 2022.
Dalam kesempatan itu juga, Gubernur Olly juga memberikan apresiasi akan penanganan Vaksinasi yang telah dilakukan Walikota Manado Andrei Angouw dan Walikota Tomohon Carol Senduk yang dinilai berhasil dalam mengajak masyarakatnya untuk mengikuti Vaksinasi serta mengharapkan segenap Pemerintah Kabupaten yang ada dapat mengikuti dengan apa yang di tunjukkan Pemkot Manado.
Hadir dalam rapat ini, Ketua DPRD Sulut Fransiscus Silangen, para Bupati/Walikota, Wakil Bupati/Wakil Walikota dan Forkopimda Kabupaten/Kota se-Sulut, para Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Provinsi Sulut, para Pejabat Vertikal di provinsi Sulut dan kabupaten/kota, serta seluruh Camat se-Provinsi Sulut yang mengikuti kegiatan secara virtual. (ADVETORIAL DISKOMINFO SULUT)

























