Ondong -Memperingati Hari Keluarga Nasional Tahun 2022, Persatuan Dharma Wanita Kapupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menggelar kegiatan talk show dengan tema “Ayo Cegah Stunting Agar Keluarga Bebas Stunting”, Selasa (26/07/2022) di gedung auditorium kantor bupati Ondong.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Sitaro Semuel Raule, mengingatkan berbagai pihak terkait pentingnya menggalang komitmen cegah stunting atau kekurangan gizi kronis yang berdampak bukan hanya pada fisik tapi juga kecerdasan anak.
“Selamat Hari Keluarga Nasional ke-29. Untuk menjamin generasi yang berkualitas mari kita cegah stunting sedini mungkin,” seru Raule.
Dia menyebutkan, tahun ini kasus stunting di bumi Karangetang Mandolokang tercatat sekira 38. Adapun kecamatan yang paling banyak kasus adalah Kecamatan Tagulandang sekira 8 kasus. Menyusul Kecamatan Siau Barat 6 kasus.
- Gubernur Yulius Instruksikan Jajaran Perkuat Antisipasi El Nino, Katahanan Pangan dan Stabilitas Ekonomi
- Cegah Karhutla Meluas, Presiden Prabowo Tekankan Tindakan Dini, Edukasi, dan Penegakan Hukum
- Gubernur Yulius Paparkan Perubahan KUA-PPAS 2026, Fokus Pada Program Prioritas dan Kesejahteraan Rakyat
“Faktor dominan penyebab stunting adalah kurang gizi akibat penyakit yang dialami balita,” beber Raule.
Raule menambahkan, untuk menekan kasus stunting, ia menghimbau para ibu rajin mendatangi Puskesmas terdekat.
“Jangan hanya rajin ke Puskesmas saat hamil saja. Akan tetapi, sampai anak minimal berumur 5 tahun. Sehingga kasus stunting bisa kita cegah,” pungkasnya.
Sekadar referensi, hadir pada kegiatan tersebut, Penjabat Sekdakab Sitaro Agus Tony Poputra bersama para asisten, pimpinan OPD, dan persatuan dharma wanita Kabupaten Sitaro. (Heri)







