SULUT – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey memenuhi janji kepada warganya untuk mendatangkan mobil laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR).
Bertempat di Halaman VVIP Bandara Sam Ratulangi Manado, Selasa (25/8/2020), Olly menerima bantuan satu unit mobil PCR berstandar WHO senilai Rp 4,14 miliar dari Rajawali Foundation yang diserahkan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.
Mobil PCR kedua di Indonesia yang berstandar WHO ini bakal dioptimalkan untuk menjangkau kabupaten dan kota di Sulut yang membutuhkan tes swab massal.
Sebagai informasi, mobil laboratorium berkapasitas 96 wells/holes ini memiliki bio safety cabinet untuk pengerjaan sampel serta ruangan dengan negative pressure yang difiltrasi menggunakan HEPA filter serta fasilitas pengaman lainnya untuk meminimalisir terpaparnya tenaga medis serta lepasnya virus ke lingkungan yang sesuai dengan rekomendasi WHO.
- Semarak HUT Kemerdekaan RI, Warga Tegalmunjul Gelar Jalan Sehat dan Pesta Rakyat
- Sarifuddin Sudding Lantik Pengurus DPC PAN Morut Periode 2025- 2030, H Akbar : Kami Optimis PAN Morut Mampu Memenangkan Kontestasi Politik di 2029
- Ratusan Warga Padati Peringatan Maulid Nabi, di Masjid Siti Rahma Mamala
Usai meninjau bagian dalam mobil PCR tipe Mitsubishi Canter, Gubernur Olly menyampaikan informasi kepada Menkes terkait perkembangan positif soal percepatan penanggulangan Covid-19.
“Bersyukur, dari hari ke hari. Pasien yang sembuh semakin banyak. Pasien yang dirawat di Rumah Sakit, saya cek kemarin, tinggal sedikit. Sebagian tinggal isolasi mandiri,” kata Gubernur Olly.
Ia pun mengimbau warga untuk selalu mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.
Sementara itu, Menkes Terawan menerangkan bahwa di masa kenormalan baru, masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasa namun wajib menerapkan protokol kesehatan.
“Masyarakat sudah dapat beraktivitas seperti biasa, tapi dengan menggunakan protokol kesehatan,” ujar Terawan.
Adapun agenda penyerahan mobil PCR turut dihadiri Kapolda Sulut Irjen Pol Royke Lumowa dan Sekdaprov Edwin Silangen. (*/JM)







