Minut-Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan aksi penanaman pohon, pembuatan lubang resapan, dan monitoring evaluasi rorak di kawasan kaki Gunung Klabat, Minahasa Utara, Rabu (03/06/2026).
Sambutan Gubernur Sulawesi Utara Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE dibacakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Sulut Weldie Ruddy Poli, SP, MAP yang diwakili Kepala Bidang Tata Lingkungan, Noly Rantung.
Dalam sambutan tersebut, Gubernur Yulius menegaskan bahwa menjaga lingkungan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan yang harus dilakukan bersama secara berkelanjutan.
“Saat ini dunia menghadapi tantangan besar perubahan iklim. Dampaknya sudah nyata: kenaikan suhu bumi, perubahan pola musim, ancaman kekeringan, banjir, tanah longsor, serta menurunnya kualitas lingkungan hidup,” ucapnya.
- Hadirkan Semangat Baru Bagi Warga Terdampak Banjir, PLN UP3 Gorontalo Salurkan 535 Paket Sembako di Lima Desa di Gorontalo Utara
- Semangat Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Kotamobagu Salurkan 150 Paket Sembako untuk Masyarakat Miskin Ekstrem di Bolaang Mongondow Utara
- Gubernur Yulius Ajak Warga Jaga Kelestarian Lingkungan Demi Masa Depan Generasi Mendatang
Dijelaskannya penanaman pohon memiliki peran strategis. Pohon menghasilkan oksigen, menyerap karbon dioksida, menjaga kesuburan tanah, mencegah erosi, meningkatkan cadangan air tanah, serta menjadi habitat flora dan fauna.
“Penanaman pohon adalah investasi jangka panjang. Pohon yang kita tanam hari ini mungkin belum memberi manfaat maksimal bagi kita, tetapi akan menjadi warisan berharga bagi anak cucu kita,” tegas Gubernur.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Pemprov Sulut, Dinas LHD Provinsi Sulut, Pemkab Minahasa Utara, NGO Lestari Bumi Hijau, dan PT. Tirta Investama Airmadidi.
Gubernur Yulius mengapresiasi keterlibatan dunia usaha sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan.
“Lingkungan hidup adalah tanggung jawab bersama. Tidak ada satu pihak pun yang bisa menyelesaikan persoalan ini sendirian. Semangat gotong royong harus terus kita kuatkan,” ujarnya.
Mengusung tema “Inspired by Nature, For Climate, For Our Future” atau “Terinspirasi oleh Alam, Untuk Iklim, Untuk Masa Depan Kita”, Pemprov Sulut berkomitmen mendorong pembangunan berwawasan lingkungan agar pertumbuhan ekonomi berjalan beriringan dengan pelestarian alam.
Sementara itu, Ketua Panitia Hari Lingkungan Hidup, Danzo Ayhuan menambahkan acara puncak peringatan hari Lingkungan Hidup Sedunia akan dilaksanakan di Manado Beach Walk (MBW) Malalayang pada Jumat 5 Juni 2026.
“Rencananya Pak Gubernur akan hadir dalam acara tersebut,” tandasnya. (*)







