“Kasus stunting di Sulawesi Utara perlu menjadi perhatian serius. Meski faktanya menurun tapi tetap masih ada. Ini harus ada upaya yang akan dilaksanakan,” kata Wagub Kandouw saat diwawancarai awak media di Lobi Kantor Gubernur, Jumat (24/03/2023).
Wagub Kandouw yang juga selaku Ketua Satgas Stunting Sulut mengingatkan, soal komitmen dan koordinasi dalam penanganan masalah stunting.
“Tugas berat diingatkan komitmen kepala daerah. Ini penting karena komitmen mengingatkan kita tentang krusialnya kegiatan ini,” kata Wagub Kandouw.
Iapun menegaskan komitmen Presiden RI Joko Widodo harus ditransformasikan.
- PLN Edukasi Keselamatan Kelistrikan Sejak Dini, Siswa TK Al-Irsyad Gorontalo Belajar Bahaya Listrik Lewat Cara Menyenangkan
- Audiensi Wamenkes RI, Bupati Delis Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Morut
- HUT ke-62 Sulut, 69 Sertipikat Aset Pemprov Diserahkan, Pemerintah Perkuat Benteng Hukum Aset Daerah
Lanjut Wagub Kandouw bahwa dalam waktu dekat Pemprov Sulut bersama BKKBN akan melaksanakan kegiatan yang dipusatkan di Bolaang Mongondouw Timur (Boltim).
Ditempat yang sama Kepala Perwakilan BKKBN Sulut Ir Diano Dino Tandaju mengatakan, BKKBN dan Pemprov berkolaborasi untuk menekan stunting.
