Morut – Setelah beberapa waktu tertutup akibat longsor, jalan penghubung antara Desa Mohoni dan Desa Bimor Jaya di Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara (Morut), kini sudah bisa kembali diakses dengan baik oleh masyarakat.
Perbaikan tersebut membawa kabar gembira bagi para warga yang selama ini mengalami kesulitan dalam mobilitas sehari-hari, Selasa (17/09/2024).
Jalan penghubung antara Mohoni dan Bimor Jaya akhirnya telah selesai diperbaiki, dan dibuka kembali untuk umum.
Akses jalan ini tertutup, karena longsor yang terjadi sepekan sebelumnya, mengakibatkan lumpuhnya aktivitas perekonomian dan sosial warga di kedua Desa tersebut.
- Bupati Michael Thungari bersama Wabup Tendris Bulahari hadir Sekaligus Membuka Job Fair 2026 di Politeknik Nusa Utara Tahuna
- Gubernur Yulius Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Sulut, Tekankan Pentingnya Etika Jurnalistik dan Profesionalisme
- PT Jasa Raharja Sudah Salurkan Rp5,7 Miliar Bagi 416 Korban Lakalantas di Sulut
Pemerintah Daerah ( Pemda) Morut bekerjasama dengan pihak perusahaan, khususnya PT Genba Multi Mineral (GMM) menurunkan alat berat, untuk memperbaiki jalan yang sempat terputus itu.
Dengan akses jalan yang sudah kembali normal, distribusi barang dan jasa diharapkan akan semakin berjalan lancar.
Kepala Desa (Kades) Bimor Jaya, Absalom Auw, menyampaikan rasa syukurnya atas terbukanya kembali akses jalan tersebut.
” Kami sangat kesulitan sebelumnya. Sekarang, kami bisa membawa hasil pertanian ke pasar dengan lebih mudah,” ujarnya.
Dengan dibukanya kembali jalan penghubung ini, warga Mohoni dan Bimor Jaya kini bisa bernapas lega.
Pemda Morut juga menghimbau, agar masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan bencana serupa, terutama saat musim penghujan, sembari berharap kerjasama antara masyarakat dan Pemda akan terus terjalin dengan baik, secara khusus dalam menjaga fasilitas umum tersebut. (*/NAL)






