Bitung-Puluhan warga kota Bitung, yang belum tuntas menerima kompensasi pembebasan jalan tol, Jumat (4/9/2026) mengadu ke DPRD.
Ketua Komisi 1 DPRD Kota Bitung, Napsar Badoa pun meminta pihak terkait untuk menutup sementara jalan tol Manado-Bitung.
“Sudah hampir 6 tahun ternyata masalah pembayaran lahan untuk jalan tol tidak tuntas. Tutup saja sementara jalan tol, sampai ada pelunasan ke warga. Saya minta bapak Gubernur untuk memperhatikan ini. Pemerintah jangan cuma omon-omon. Hak masyarakat harus dibayar,” tegas politisi PDIP tersebut.
Salah salah satu korban jalan tol, Muahamad Rustam, warga kelurahan Pateten Tiga, Kecamatan Maesa mengaku sudah berapa kali dijanjikan untuk dibayar, tapi sampai saat ini belum ada realisasi. “Lalu sudah ada pembayaran, tapi belum lunas. Masih ada hampir 160 juta belum dibayar ke kami. Belum warga yang lain,” ujar Rustam dengan nada kesal saat ditemui di kantor DPRD.
- PLN Edukasi Keselamatan Kelistrikan Sejak Dini, Siswa TK Al-Irsyad Gorontalo Belajar Bahaya Listrik Lewat Cara Menyenangkan
- Audiensi Wamenkes RI, Bupati Delis Dorong Penguatan Layanan Kesehatan Morut
- HUT ke-62 Sulut, 69 Sertipikat Aset Pemprov Diserahkan, Pemerintah Perkuat Benteng Hukum Aset Daerah
Rapat dengar pendapat umum yang dipimpin oleh ketua DPRD, Vivi Ganap, SE didampingi wakil ketua, Ronald Gunawan Kansil, SH tersebut tidak berlangsung lama dan diskors oleh ketua DPRD, dikarenakan pihak berwenang yakni, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) jalan tol tidak hadir dalam pertemuan tersebut, meski sudah diundang. “Rapat ini saya skors,” tegas Vivi. (hzq)
