Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_usermeta' doesn't exist]
SELECT user_id, meta_key, meta_value FROM wpem_usermeta WHERE user_id IN (40) ORDER BY umeta_id ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID IN (40)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '40' LIMIT 1

Pembahasan KUAS PPAS Perubahan Tertutup, Frantigo : Ada Udang Dibalik Batu

oleh -995 Dilihat
oleh

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_terms' doesn't exist]
SELECT DISTINCT t.term_id, tr.object_id FROM wpem_terms AS t INNER JOIN wpem_term_taxonomy AS tt ON t.term_id = tt.term_id INNER JOIN wpem_term_relationships AS tr ON tr.term_taxonomy_id = tt.term_taxonomy_id WHERE tt.taxonomy IN ('category', 'post_tag', 'post_format', 'newstopic') AND tr.object_id IN (203670, 203661, 203654) ORDER BY t.name ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_usermeta' doesn't exist]
SELECT user_id, meta_key, meta_value FROM wpem_usermeta WHERE user_id IN (1,31,8) ORDER BY umeta_id ASC

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID IN (1,31,8)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '1' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '31' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '8' LIMIT 1

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '40' LIMIT 1

Bitung- Pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Platform Anggaran Sementara (KUA PPAS) Perubahan tahun 2026 oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dilakukan secara tertutup, mendapat tanggapan miring masyarakat.

Seperti halnynya dikatakan salah satu aktivis kota Bitung, Irfan Frantigo, yang menilai bahwa, pembahasan yang dilakukan secara tertutup itu melanggar asas keterbukaan publik. Banggar dan TAPD menurutnya harus berani melakukan rapat terbuka, supaya publik bisa tahu, penggunaan anggaran di eksekutif maupun legislatif.

“Pembahasan KUA yang dilakukan secara tertutup itu melanggar asas keterbukaan publik. Olehnya kami meminta pembahasan di dewan menyangkut kepentingan publik apalagi menyangkut uang rakyat wajib hukumnya dilakukan secara terbuka, karena itu bukan uang TAPD atau Banggar. Kalau dibuat tertutup, ini menimbulkan pertanyaan, akan diapakan uang rakyat,” tandas Frantigo.

Lanjut dikatakannya, jika pembahasan dilakukan secara tertutup, itu berarti ada yang ditutup-tutupi. “Ini jelas adai indikasi bahwa pemkot dan dewan perlu dicurigai. Jangan-jangan ada udang dibalik batu,” tegasnya.

Terkait fraksi Golkar dan Demokrat yang walk out dalam pembahasan menurut Frantigo, hal itu biasa dan merupakan bagian dari demokrasi rapi. Akan tetapi menurutnya, alangkah bijaknya jika tidak keluar. “Sebaiknya jangan keluar, tapi bertarung sampai diterima apa yang dimaksudkan,” pungkasnya. (hzq)

Galat basis data WordPress: [Table 'redaksi2_wp214.wpem_users' doesn't exist]
SELECT * FROM wpem_users WHERE ID = '40' LIMIT 1