Musrenbang RKPD 2027, Pemkot Tomohon Fokus Integrasi Program Penanganan Stunting

Tomohon-Pemerintah Kota Tomohon menegaskan komitmennya dalam memperkuat perencanaan pembangunan yang terintegrasi melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027.

Forum tersebut menjadi tahapan penting dalam penyempurnaan dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), sekaligus memastikan keterkaitan dan konsistensi antara proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga pengawasan. Dokumen RKPD ini juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD).

Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G. A. Rumajar, menyampaikan bahwa Musrenbang tahun ini menitikberatkan pada integrasi program penanganan stunting sebagai prioritas tematik utama pembangunan daerah.

“Melalui kegiatan ini, penanganan stunting tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi ke dalam berbagai sektor pembangunan seperti kesehatan, pendidikan, pertanian, infrastruktur, dan sosial,” ujar Rumajar.

Menurutnya, pendekatan lintas sektor tersebut penting guna memastikan upaya penurunan angka stunting mendapat dukungan komprehensif dari seluruh komponen pembangunan daerah.

Ia menjelaskan, integrasi tersebut juga memungkinkan penyelarasan sumber daya manusia, anggaran, serta fasilitas di berbagai sektor dalam dokumen RKPD, sehingga tidak terjadi tumpang tindih program yang dapat menghambat pencapaian target.

Selain itu, target penurunan stunting yang ditetapkan akan disesuaikan dengan visi dan misi pembangunan daerah, serta mempertimbangkan kondisi lokal dan potensi yang dimiliki Kota Tomohon maupun Provinsi Sulawesi Utara.

Rumajar berharap, melalui forum Musrenbang ini akan lahir berbagai usulan inovatif, khususnya dalam mendorong perubahan pola asuh dan pola makan di tingkat rumah tangga.

“Investasi terbaik suatu daerah terletak pada kualitas sumber daya manusianya. Kami berharap momentum ini menjadi titik awal mewujudkan Kota Tomohon bebas stunting, dengan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” pungkasnya. (*/Red)

Loading