Manado-Warga Masyarakat khususnya Para Penambang emas di Sulawesi Utara (Sulut) akhir-akhir ini berada dalam situasi yang tidak menentu, diliputi kegalauan. Pasalnya emas hasil dari aktivitas pertambangan sangat sulit untuk diperjual belikan.
Sejumlah Toko emas baik yang ada di Manado, maupun di beberapa daerah kabupaten/kota seperti Kotamobagu dan Amurang, yang biasanya ramai melakukan transaksi jual beli emas, kini tutup sementara.
Untuk meredam keresahan masyarakat penambang, Gubernur Yulius Selvanus melakukan respon cepat untuk mencarikan jalan keluarnya.
Gubernur Yulius Selvanus mengundang Kepala Pegadaian Sulut untuk membahas permasalahan tersebut agar mendapatkan solusi.
- Arnold Poli Tegaskan LPM Tomohon Sah dan Legal, Lantik Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan Periode 2026–2031
- Langkah Nyata Pembangunan, Desa Lebak Anyar Gelar Musdes Penyusunan RKPDES 2027 dan Laporan Realisasi Semester I
- Hadiri Kawin Massal, Bupati Michael Thungari Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Dari Provinsi Sulawesi Utara
Gubernur meminta bagi masyarakat penambang untuk bisa sabar, karena dengan persoalan ini negara akan hadir untuk membela masyarakat penambang, jadi masalah ini akan ada solusinya.
“Intinya Kami Pemerintah berusaha menyelesaikan masalah tanpa masalah”, beber Gubernur Yulius.
Pemerintah berupaya menyelesaikan persoalan tanpa ada persoalan yang baru, pendekatan yang diambi tetap mengedepankan kepentingan masyarakat, serta kepastian hukum, imbuhnya. (*JM)






