Bitung, Redaksisulut – penandatangan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung dengan Universitas Negeri Manado (Unima) tentang Tri Dharma Perguruan Tinggi di Rumah Jabatan Wali Kota. Kamis, (17/6/2021).
Dalam penandatanganan MoU dengan Wali Kota Bitung dihadiri Rektor Unima, Prof Dr. Deitje Adolfien Katuuk, M.Pd dan disaksikan Plt Asisten I, Julius Ondang yang juga menjabat Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dekan Unima dan staf khusus Wali Kota Bitung.
Dalam kesempatan tersebut Maurits menjelaskan mengenai sejumlah hal yang dilakukan bersama Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE dalam upaya meningkatkan pendidikan di Kota Bitung.
“Untuk Program di Kota Bitung mengenai digitalisasi dan pendidikan kita berharap kedepan bisa mendongkrak APM serta memberantas ketertinggalan pendidikan melalui program dan kerja nyata karena pencapaian menjadi etos kerja kita sesuai dengan semangat Dr Sam Ratulangi menjadikan SDM maju”. Katanya.
- Bupati Michael Thungari bersama Wabup Tendris Bulahari hadir Sekaligus Membuka Job Fair 2026 di Politeknik Nusa Utara Tahuna
- Gubernur Yulius Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Sulut, Tekankan Pentingnya Etika Jurnalistik dan Profesionalisme
- PT Jasa Raharja Sudah Salurkan Rp5,7 Miliar Bagi 416 Korban Lakalantas di Sulut
Tak hanya itu Maurits juga menyampaikan program 1000 titik Wifi yang saat ini masih dalam proses, dimana kedepan bisa menunjang pembelajaran online sehingga metode guru menjemput murid, implementasi dari pendidikan bisa dipadukan dengan digital melalui komunitas belajar.
“Hard skill akan kita ajarkan dalam pelatihan karena jika memiliki hard skill dan soft skill mereka akan siap untuk kita “jual”. Kata Maurits.
Dengan adanya hal ini, Maurits sangat berharap agar Unima ikut bersama mendesain pelajaran yang ada di komunitas dengan menyiapkan materi pembelajaran untuk dipadukan dengan tim digital yang telah siap.
“Untuk outputnya dari komunitas dan nanti akan di berikan sertifikasi kepada masyarakat yang ikut dan dinyatakan lulus itu sepenuhnya kami serahkan kepada Unima”. Tutupnya. (Wesly)






