Lembaga Survei Indikator SAS Unggul, Sompotan : Kita Tunggu Saja Putusan DPP

Tomohon – Syerly Adelyn Sompotan (SAS) Bakal Calon Walikota Tomohon masuk dalam peringkat pertama pada lembaga Survei Indikator dengan persentase 35.8, diikuti oleh JGE dan NW yang tidak sampai setengah dari persentase SAS, juga diikuti oleh bakal calon lainnya yang memiliki jarak yang sangat jauh. Hasil tersebut di ambil dari simulasi 23 nama bakal calon yang ada di kota Tomohon.

Keluarnya hasil survei tersebut membuat Wakil Walikota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) yang juga sebagai bakal calon Walikota dari Partai Golkar Tomohon langsung menanggapi dengan mengucap syukur.

“Puji Tuhan semua itu atas seijin dari Sang Pencipta,” Ujar SAS.

Disisi lain hasil yang dikeluarkan oleh Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia diakui keabsahannya oleh Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulut Raski Mokodompit SH, bahwa DPP Partai Golkar memiliki kurang lebih dari 8 Lembaga survei yang sudah direkomendasikam termasuk LS Indikator Politik Indonesia.

“Ia benar bahwa ada kurang lebih delapan lembaga survei yang direkomendasikan oleh DPP PG, salah satunya Indikator Politik Indonesia, jadi kalau hasilnya siap yang paling teratas itu sesuai dengan metode pengambilan sample lembaga survei tersebut”. Ujar  Raski.

Raski menambahkan bahwa DPP akan melakukan survei akhir sebagai penentuan siapa yang akan berhak mendapatkan tiket sebagai calon Walikota yang nantinya akan diusung oleh partai Golkar Tomohon.

Kepada wartawan Redaksisulut.com, Syerly Adelyn Sompotan ( SAS) saat ditanya terkait dirinya mendapatkan perolehan persentase yang menempati urutan pertama, SAS menjawab dengan penuh keyakinan dan percaya diri bahwa dirinya mengaminkan hasil tersebut dan selanjutnya kita tunggu putusan dari DPP Partai Golkar.

“Doakan saja ! dan selanjutnya kita tunggu putusan DPP Partai Golkar”. Ujar SAS.

Diketahui Lembaga Survei Indikator merupakan salah satu lembaga yang sangat dipercaya sejak lama karena keakuratannya dan transparan dalam pengambilan sampel terhadap audiencenya.

Lembaga Survei ini juga memiliki puluhan metode pengambilan sampel dan tidak mudah di intervensi, sehingga hasilnya sangat berkualitas.  (Oma)

Related posts