Sitaro-Meskipun tidak dapat terjangkau melalui jalur udara karena debu abu vulkanik, Lanud Sam Ratulangi merespon cepat bencana erupsi Gunung Ruang mengirimkan bantuan logistik bekerja sama dengan Lantamal VIII menggunakan KRI Kakap-811 dari Satrol TNI AL Samuel Languyu, Bitung.
Setibanya di Pelabuhan Taguladang, personel Lanud Sam Ratulangi bergegas mendistribusikan bantuan logistik yang terdiri dari mie instan dan air mineral kepada masyarakat yang berada di Desa Mulengen, Desa Bawoleu, dan Desa Wo yang berada di Kecamatan Tagulandang Utara.
Salah satu warga yang menerima, Jemy Awumbas menyampaikan terima kasih atas bantuan dan kepedulian TNI Angkatan Udara.
“Kami merasa bersyukur karena mendapatkan bantuan dari TNI AU, harapan kami kiranya bantuan lainnya dapat segera tersalur hingga pelosok,”Ujarnya.
- Asisten Pemerintahan dan Kesra Pimpin Apel Pengamanan, Pastikan Puncak TIFF 2026 Berjalan Aman dan Sukses
- Kontes Otomotif Meriahkan Rangkaian TIFF 2026, Libatkan 61 Peserta dari Sejumlah Daerah di Sulut
- Gubernur Yulius Canangkan Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-62 Provinsi Sulut, Tegaskan Semangat “Sulut Melaju”
Sementara itu, Danlanud Sam Ratulangi Marsma TNI Ramot C.P. Sinaga, S.E., M.Han, mengatakan terus berupaya secara maksimal membantu kebutuhan masyarakat, dan bantuan yang didistribusikan ke masyarakat merupakan bentuk kepedulian TNI AU.
“Kami terus berkoordinasi memantau perkembangan akses pengiriman bantuan melalui jalur udara, namun saat ini Bandara Internasional Sam Ratulangi belum dapat berjalan normal akibat debu abu vulkanik,” ujarnya.
Terkait debu abu vulkanik, Danlanud Sam Ratulangi menghimbau kepada masyarakat di Taguladang dan sekitarnya juga seluruh petugas yang membantu mendistribusikan bantuan maupun evakuasi warga untuk menggunakan masker. (*/Mal)






