Sitaro– Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), menggelar rapat Koordinasi (Rakor) managemen resiko tata kelola logistik pemilu tahun 2024, bertempat di Litle House Kelurahan Tatahadeng,Jumat (26/01/2024).
Rakor ini melibatkan stakeholder dan instansi terkait,dalam membahas berbagai resiko di antaranya faktor cuaca, pemadaman listrik oleh PLN juga kelangkaan BBM, dan faktor lainnya yang dapat mengganggu pelaksnaan pemilu.
Dalam pemaparannya, Ketua KPU Sitaro Stevanus Kaaro SH, menjelaskan rakor ini penting di laksanakan, mengingat berbagai macam kondisi yang nantinya bisa mengganggu tahapan atau hajatan pemilu apalagi Sitaro adalah daerah kepulauan.
“Di butuhkan sinergitas dari seluruh stakeholder yang ada, agar bisa mamanage atau mitigasi resiko yang di timbulkan bisa mengganggu tahapan dari proses demokrasi yang sementara berjalan,” Jelas Kaaro.
- Dukung Kemandirian Petani Bunga Krisan, PLN UID Suluttenggo Resmikan Program Electrifying Agriculture di Tomohon
- Sinergi PT SJA 2 Dan Dinas Kehutanan Perkuat Masyarakat Cegah Karhutla
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat
Di pihak lain,Pemerintah daerah kabupaten Sitaro, yang di wakili Kaban Kesbangpol Sitaro, Gandawari Mulalinda,SSTP,yang juga sebagai narasumber dalam rakor ini menyampaikan bahwa pada prisipnya pemerintah daerah siap melakukan koordinasi dan menyelesaikan setiap persoalan secara responsif membantu pihak penyelenggara agar proses tahapan Pemilu boleh berjalan dengan baik dan terselenggara.
Sementara itu, Kapolres Sitaro di wakili Kasat Intel yang juga sebagai pemateri dalam rakor ini mengatakan kesiapan pengawalan pihak kepolisian dalam mensukseskan pemilu 2024 dari segi Kamtibmas.
Turut hadir,Kepala Dinas Kominfo Sitaro,Stenly Tukunang SE, pihak Lapas, Camat sedaratan Siau,Kejaksaan, Bawaslu,PD Pelayaran dan insan pers. (heri)








