Morut-Hujan lebat disertai angin kencang , melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Morowali Utara (Morut), khususnya di Kecamatan Petasia, yang mengakibatkan sejumlah tempat di ibu Kota Kolonodale, terendam banjir dan pohon tumbang, Selasa (4/04/2023).
Akibat hujan lebat yang terjadi sejak pukul 14.00 wita, mengakibatkan meluapnya air sungai yang ada di Ibu Kota kabupaten tersebut, merembet masuk ke rumah-rumah warga, termasuk menutup sebagian akses jalan di Kolonodale.
Mengantisipasi hal tersebut, Personil Polres Morut dan Polsek Petasia langsung turun ke lokasi yang terdampak banjir tersebut.
“Kami langsung menurunkan Personil di TKP, untuk membantu warga karena air telah masuk ke rumah-rumah, termasuk melakukan pengalihan arus lalu lintas, karena sebagian ruas jalan telah terendam banjir ” jelas Kapolres Morut, AKBP Imam Wijayanto SIK MH.
- DPRD Bitung Perpanjang Masa Kerja Pansus Ranperda Penyertaan Modal Di Perumda Air
- Sambut Siswa Baru, SDN Babakansari Gelar MPLS Unik Dengan Semangat Literasi Finansial dan Kearifan Lokal
- Pertama Kali Dipresentasikan di KADIN Pusat, TIFF 2026 Bikin Pengurus Nasional Terpukau: Tomohon Siap Jadi Magnet Investasi
“Dari data anggota kami dilapangan, kawasan pelabuhan Kolonodale, Kelurahan Bahontula, dan Bahoue menjadi daerah yang terdampak banjir. Ada beberapa ruas jalan juga tertutup akibat pohon tumbang, namun sudah dilakukan pembersihan, ” ujar Kapolres Imam.
Kata dia, dari hasil koordinasi dengan BPBD Morut, memang ada warning dari BMKG, tentang prediksi hujan lebat di sebagian wilayah Sulteng, termasuk Morut.
“Hingga pukul 17.00 wita, air terpantau telah berangsur-angsur surut, saya juga telah memerintahkan kepada anggota dilapangan untuk membantu warga yang rumahnya terendam lumpur pasca banjir, ” kata Orang Nomor Satu di Polres Morut itu.
Hingga berita ini tayang, masih dilakukan pembersihan rumah warga dari lumpur, yang dipimpin langsung Wakapolres Morut, Kompol Alfian Joan Komaling SH MPd. (Rls/NAL)






