Morut – PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) kembali menggelar Job Fair atau perekrutan karyawan secara langsung, kepada tenaga kerja lokal yang ada di Desa Towara Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara (Morut), di balai Desa Towara, Kamis (23/ 03 /2023).
Rekrutmen tersebut, merupakan komitmen Perusahaan untuk memprioritaskan warga lokal di pekerjakan di PT GNI.
Berdasarkan pantauan, kegiatan Job Fair ini, mulai digelar sejak pagi hingga siang hari. Perekrutan tersebut dilaksanakan oleh Human Resource Development (HRD), di dihadiri puluhan calon tenaga kerja baik pria maupun wanita.
HRD menerima berkas para pelamar dan langsung melakukan tes wawancara.
- Gorontalo Tuntas Terang, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo, Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo Capai 100 Persen
- Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Wawali Richard Sualang Bagikan Bendera Merah Putih kepada Masyarakat
- Caroll Senduk Sampaikan Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026, Pemkot Tomohon Fokus Delapan Prioritas Pembangunan
Perwakilan PT GNI, Mr Jiang Chao, menjelaskan, hingga saat ini Perusahaan masih membutuhkan karyawan untuk dipekerjakan di kawasan industri, sehingga pihaknya menggelar Job Fair ini.
“Rekrutmen tersebut, menyasar sejumlah warga lokal yang berada di Towara, ” jelas Mr Jiang.
Jiang, menegaskan, pihaknya berkomitmen penuh memprioritaskan warga lokal untuk menjadi tenaga kerja, dengan tujuan utama menekan angka pengangguran di Morut, serta sebagai bentuk tanggung jawab pihak Perusahaan untuk mengakomodir warga lokal.
“Sebelumnya juga, telah digelar Job Fair di Desa Bungintimbe, Tompira, Bunta dan Tanauge. PT GNI masih membutuhkan sebanyak 1.000 karyawan baru, ” ujarnya.
Salah seorang pelamar, Edwar, warga Desa Saemba Kecamatan Mori Atas, sangat mengapresiasi dilaksanakannya Job Fair tersebut. Kegiatan itu, sangat membantu dan memudahkan calon tenaga kerja untuk bertatap langsung dengan pihak HRD.
“Kami sangat terbantu Pak, semoga kami bisa diterima sebagai tenaga kerja. Saya membutuhkan pekerjaan ini, untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga,” kata Edward. (Rls/NAL)








