Gorontalo-Menyikapi pemberitaan di media sosial terkait permasalahan pembangunan Rumah Sakit dr. Hasri Ainun Habibie, Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo menggelar rapat bersama para pihak terkait bertempat di Resto Onato.
Ketua Komisi III, Espin Tulie menyampaikan bahwa langkah ini dilakukan untuk memperoleh informasi yang akurat dan menyeluruh terkait kondisi pembangunan rumah sakit tersebut.
“Dengan melihat pemberitaan yang ada di media sosial terkait permasalahan pembangunan RS dr. Hasri Ainun Habibie, kami Komisi III langsung hands on dengan menggelar rapat bersama untuk mengetahui secara langsung permasalahan yang diberitakan,” ujar Espin.
Rapat tersebut bertepatan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) lanjutan pembangunan RS Ainun Habibie dengan nilai anggaran sebesar Rp16 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kementerian Kesehatan.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo beserta jajaran, Direktur RS Ainun Habibie, Kejaksaan Tinggi sebagai pendamping, Inspektorat Provinsi Gorontalo, pihak penyedia, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan RS Ainun Habibie.
Sebagai mitra pemerintah yang memiliki fungsi pengawasan, Komisi III menegaskan komitmennya untuk terus mengawal jalannya pembangunan rumah sakit tersebut.
“Komisi III berkomitmen melakukan pengawasan lanjutan agar pembangunan ini berjalan sesuai rencana dan tepat waktu,” tegasnya.
Saat ini, proyek pembangunan RS Ainun Habibie telah memasuki tahap kedua. Pada tahap lanjutan ini, pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu kurang lebih 240 hari atau hingga minggu kedua bulan November 2026, dengan fokus pada penyelesaian konstruksi hingga lima lantai.
Dalam rapat tersebut, Direktur RS Ainun Habibie juga menyampaikan adanya tambahan anggaran sebesar Rp6 miliar dari Kementerian Kesehatan untuk pembangunan sarana dan prasarana penunjang pelayanan kesehatan. Anggaran tersebut akan digunakan untuk pengadaan fasilitas kesehatan (faskes) seperti MRI, CT Scan, dan layanan sitotoksik.
Dengan adanya dukungan anggaran serta pengawasan dari berbagai pihak, diharapkan pembangunan RS dr. Hasri Ainun Habibie dapat berjalan optimal dan segera memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal bagi masyarakat Gorontalo. (*)







